Tips Mengatur Keuangan Menjelang Lebaran
📅 Senin, 09 Mar 2026, 07:08 WIB | Oleh: Haryo BronoPrioritas Utama: Zakat, biaya transportasi mudik, stok pangan pokok.
Bisa Ditunda: Renovasi rumah besar-besaran, ganti gadget baru, atau baju seragam keluarga yang hanya dipakai sekali.
Belanja Lebih Awal (Anti-Panic Buying)
Harga barang cenderung melonjak drastis sepekan sebelum Lebaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Belanja kebutuhan kering (kue kaleng, sirup, sembako) dari jauh hari.
Manfaatkan promo early bird atau diskon di marketplace sebelum periode puncak mudik dimulai.
Bijak Mengatur “Salam Tempel”
Sebaiknya Anda baca juga:
Memberi angpao adalah tradisi yang baik, namun jangan sampai memaksakan diri.
Tentukan anggaran total untuk angpao.
Tukarkan uang kecil di bank resmi sejak jauh hari untuk menghindari biaya jasa penukaran uang di pinggir jalan yang dilarang dalam syariat.
Siapkan Dana “Pasca-Lebaran”
Banyak orang lupa bahwa setelah libur Lebaran, masih ada hari-hari menuju gajian berikutnya. Pastikan dana untuk kebutuhan harian (makan, bensin, tagihan listrik) setelah pulang mudik sudah diamankan dan tidak terpakai untuk belanja Hari Raya.
Mengatur keuangan saat Lebaran bukan berarti menjadi pelit, melainkan menjadi bijak. Dengan perencanaan yang matang, ibadah lancar, silaturahmi terjaga, dan rekening tetap sehat. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!