Tips Mengatur Keuangan Menjelang Lebaran
📅 Senin, 09 Mar 2026, 07:08 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Dokumen Koran Jakarta
Pertanyaan:
Bu Rossa, dari tahun ke tahun sering kali keuangan menjadi minus setelah Lebaran. Padahal pemasukan lebih besar dari biasanya dan perencanaan juga sudah dilakukan sejak awal Ramadan.
Tapi di tengah perjalanan sampai di Lebaran banyak sekali pengeluaran yang tak terduga. Mohon tipsnya Bu, agar Lebaran tahun ini keuangan tetap aman.
Jawaban :
Menjelang Lebaran, euforia belanja dan persiapan mudik seringkali membuat kita “lupa diri” kondisi dompet. Fenomena “Rich for a Week” (kaya mendadak saat dapat THR, lalu bokek setelahnya) adalah jebakan yang nyata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Agar momen kemenangan tidak berakhir dengan penyesalan finansial, berikut adalah strategi cerdas mengelola keuangan menjelang Hari Raya:
Alokasi Dana THR dengan Rumus 4-3-2-1
Jangan habiskan seluruh Tunjangan Hari Raya (THR) hanya untuk konsumsi. Cobalah membaginya dengan persentase berikut:
Sebaiknya Anda baca juga:
40% Kebutuhan Lebaran: Belanja makanan, pakaian baru, dan transportasi mudik.
30% Kewajiban & Zakat: Bayar zakat fitrah, zakat mal, serta cicilan atau hutang jika ada.
20% Tabungan/Investasi: Sisihkan di awal agar masa depan tetap aman.
10% Angpao/Sosial: Dana untuk “salam tempel” ke keponakan atau sedekah tambahan.
Buat Daftar Prioritas “Must-Have” vs “Nice-to-Have”
Keinginan saat Lebaran tidak ada habisnya. Bedakan mana yang benar-benar perlu:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!