Tiongkok Minta AS Bangun Hubungan Berdasarkan Kepercayaan
📅 Senin, 09 Mar 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: AFP/Iori Sagisawa/POOLI
Beijing – Hubungan Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) mempengaruhi seluruh dunia, sementara kurangnya kerja sama antara kedua negara dapat memicu kesalahpahaman dan konfrontasi yang berpotensi merusak perdamaian global.
“Hubungan antara Tiongkok dan AS mempengaruhi kepentingan banyak pihak dan berdampak pada seluruh dunia. Jika kedua negara tidak bekerja sama, hal itu hanya akan menyebabkan kesalahpahaman, salah penilaian, konflik, konfrontasi, dan kerusakan lebih lanjut terhadap perdamaian,” kata Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dalam konferensi pers tahunannya di Beijing, Minggu (8/3).
Seperti dikutip dari Antara, konferensi pers tersebut digelar di sela Sidang Keempat Kongres Rakyat Nasional (NPC) ke-14, badan legislatif tertinggi Tiongkok, yang berlangsung di Beijing pada 5–12 Maret.
Wang Yi mengatakan masa depan hubungan Tiongkok dan AS masih membutuhkan rasa saling percaya.
“Sikap Tiongkok selalu positif dan terbuka. Kuncinya adalah pihak AS juga harus bergerak ke arah yang sama. Saya yakin selama kedua negara tulus dan membangun hubungan berdasarkan kepercayaan, kami dapat terus memperpanjang daftar kerja sama dan mempersingkat daftar masalah,” ujar Wang Yi saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kebijakan diplomasi dan hubungan luar negeri Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas pertanyaan terkait kemungkinan agenda pembicaraan dalam kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Tiongkok yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret hingga 2 April 2026.
“Tahun 2026 memang merupakan tahun besar bagi hubungan Tiongkok-AS dan agenda pertemuan tingkat tinggi sudah ada di atas meja kami,” tambahnya.
Wang Yi kembali menegaskan bahwa hubungan kedua negara memiliki dampak besar terhadap stabilitas dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kedua negara tidak berhubungan satu sama lain hanya akan menimbulkan salah paham dan salah penilaian, sementara konflik dan konfrontasi hanya akan membawa bencana bagi dunia,” katanya.
Menurut Wang Yi, Tiongkok dan AS sama-sama merupakan negara besar sehingga tidak mungkin saling mengubah satu sama lain, tetapi dapat mengubah cara bersikap satu sama lain.
“Caranya adalah dengan menjunjung sikap saling menghormati, menjaga batas hidup berdampingan secara damai, dan mengupayakan prospek kerja sama yang saling menguntungkan. Inilah yang sesuai dengan kepentingan rakyat kedua negara dan juga harapan masyarakat internasional,” ujarnya.
Meski Tiongkok dan AS memiliki pengaruh besar terhadap dunia, Wang Yi menegaskan bahwa terdapat lebih dari 190 negara di dunia yang turut membentuk tatanan global.
Perebutan Hegemoni
Lebih lanjut, Wang Yi juga mengingatkan bahwa perebutan hegemoni antarnegara besar dan konfrontasi blok hanya akan membawa penderitaan bagi umat manusia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!