Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sedikitnya 4 Orang Tewas, Hujan Deras Sebabkan Longsor di TPST Bantargebang

📅 Senin, 09 Mar 2026, 16:51 WIB | Oleh:
Sedikitnya 4 Orang Tewas, Hujan Deras Sebabkan Longsor di TPST Bantargebang Doc: ANTARA/Darryl Ramadhan
Ket. Operator mengoperasikan alat berat saat melakukan pencarian korban longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3).

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan risiko longsor susulan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, karena potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan setidaknya sebagaimana prakiraan cuaca BMKG dalam dua hari ke depan menunjukkan potensi hujan hingga deras di wilayah Jabodetabek, termasuk lokasi kejadian, sehingga meningkatkan risiko longsor susulan karena stabilitas timbunan sampah di lokasi masih labil.

“Tim di lapangan diinstruksikan untuk menjalankan protokol keselamatan secara ketat agar tidak menambah korban jiwa,” kata dia.

Longsor gunung sampah terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang pada Minggu (8/3) sekitar pukul 14.30 WIB.

Selain menimbulkan korban jiwa, longsor tersebut juga menyebabkan sejumlah truk sampah dan bangunan warung di sekitar lokasi tertimbun material.

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Unit Siaga SAR Bekasi, dan BPBD Provinsi Jakarta, langsung melakukan proses evakuasi serta pendataan kerugian materiil setelah kejadian.

Sementara itu Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan operasi pencarian korban masih terus berlangsung dengan melibatkan ratusan personel SAR gabungan.

“Hari ini Senin sekitar pukul 12.05 WIB satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi,” kata dia.

Data sementara menunjukkan jumlah korban terdampak mencapai 13 orang, terdiri atas empat orang meninggal dunia, empat orang selamat, dan lima orang lainnya masih dalam pencarian.

Korban selamat masing-masing Budiman, Johan, Safifudin, dan Slamet.

Sementara korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi yakni Enda Widayanti (25) pemilik warung, Sumine (60) pemilik warung, Dedi Sutrisno sopir truk asal Karawang. serta Irwan Supriatin sopir truk.

Adapun lima korban yang masih dalam pencarian yaitu Riki, Hardianto, Ato, Dofir, dan satu korban yang belum teridentifikasi.

Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan sekitar 336 personel SAR gabungan.

Tim membuka akses menuju titik longsoran menggunakan alat berat, seperti ekskavator, serta mengerahkan anjing pelacak (K9) untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan korban yang masih tertimbun material.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.