Kemendiktisaintek Minta Kampus Lebih Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Senin, 09 Mar 2026, 13:13 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Fauzan meminta seluruh kampus di Indonesia untuk bertransformasi dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Perguruan tinggi hari ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan atau publikasi ilmiah. Tri Dharma Perguruan Tinggi seharusnya diimplementasikan secara saling terhubung agar dapat memberikan dampak yang nyata bagi pembangunan," kata Wamendiktisaintek Fauzan melalui keterangan di Jakarta, Senin (9/3).
Wamendiktisaintek mendorong perguruan tinggi untuk melaksanakan transformasi tata kelola Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Ia menilai penguatan dan percepatan kinerja dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, menjadi kunci dalam upaya transformasi perguruan tinggi.
Wamendiktisaintek Fauzan menyebut perguruan tinggi pada saat ini tidak boleh hanya fokus pada proses pembelajaran, tetapi juga memperkuat kontribusi riset dan pengabdian kepada masyarakat agar memberikan dampak nyata bagi pembangunan.
"Arah kebijakan transformasi pendidikan tinggi saat ini mendorong konsep Kampus Berdampak, yaitu perguruan tinggi yang mampu menghubungkan kegiatan akademik dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja," ujarnya.
Pada 2025, lanjut Fauzan, sekitar 68,95 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Oleh karena itu perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.
Ia menggarisbawahi mahasiswa yang saat ini berada di bangku kuliah adalah generasi yang dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang akan menentukan arah Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, kampus hebat bukanlah kampus yang hanya meluluskan mahasiswa hebat sejak awal, melainkan kampus yang mampu mengubah mahasiswa biasa menjadi lulusan yang luar biasa.
Wamendiktisaintek juga mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa kemajuan bangsa sangat bergantung pada kualitas pendidikan.
"Kita harus merenungi bersama apa yang disampaikan oleh Pak Presiden. Hanya dengan pendidikan yang bermutu, bangsa Indonesia akan bisa berdiri di atas kaki sendiri," tutur Wamendiktisaintek Fauzan.
- kampus
- Kemendiktisaintek
- Masyarakat
- Berdampak Nyata
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pemprov Mesti Cermati Serbuan Virus Nipah
-
Target Emas Terlampaui. Indonesia Raih Emas ke-83 lewat Aldila/Janice dengan Menghajar Wakil Thailand. Voli Putra Final Ideal
-
Rupiah Masih Tertekan, 19 Januari 2025
-
Operasi Pekat Salawaku 2026, Polda Maluku Amankan 5 Ton Miras Sopi
-
Penertiban Penjual Petasan di Malam Ramadan
-
DKI Bentuk Tim Investigasi Selidiki Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati
-
Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca Selama Lima Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.