10 Kecamatan di Kota Tangerang Terendam Banjir
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 14:19 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Saadatuddaraen
TANGERANG - Sebanyak 10 kecamatan yang ada di Kota Tangerang terendam banjir dengan ketinggian hingga 150 centimeter. Bahkan tidak sedikit warga yang terpaksa mengungsi ke rumah potong hewan (RPH).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan banjir yang melanda 10 kecamatan ketinggiannya bervariasi. Muka air sendiri naik sejak dini hari tadi.
"Pertama di Kecamatan Periuk, yakni jalan utama Villa Mutiara Pluit, (±40 cm- 01.43 WIB, Red). Yang terdampak jalan dan pemukiman," ujar Mahdiar, Minggu (8/3).
Kemudian, sambung Mahdiar, jalan utama Danau Situ Bulakan dengan letinggian(±60 cm-02.40 WIB), jalan raya Duta Perum Taman Cibodas, Sangiang Jaya (±50cm-02.55 WIB). Lalu, jembatan Alamanda, Gerbang Raya (±150 cm-00.23 WIB).
Kedua, lanjut dia, Kecamatan Cipondoh di Kampung Candulan RT.002/06, Petir (±70 cm-20.47 WIB). Ketiga, Kecamatan Karang Tengah pada Komplek Ciledug Indah 1, Pedurenan (±80 cm- 04.07 WIB).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Keempat, Kecamatan Jatiuwung di RT.005/08, Alam Jaya (±60 cm - 01.28 WIB) dan Perum Magnolia, Jatake (±60 cm - 02.25 WIB). Kelimanya Kecamatan Ciledug di Perum Duren Villa, Sudimara Selatan (±50 cm - 01.34 WIB) dan Perum Griya Kencana, Sudimara Barat (±50 cm-02.05 WIB)," ucap dia.
Mahdiar menyatakan, untuk yang keenam adalah Kecamatan Cibodas di Jalan Kalingga 1 RW.16, Uwung Jaya (±60 cm-01.37 WIB). Lalu Jalan Darmawangsa, Uwung Jaya (±60 cm - 01.38 WIB). Ditambah lagi RW 05 Taman Cibodas, Uwung Jaya (±60 cm - 04.38 WIB).
"Ketujuh yaitu, Kecamatan Pinang di RT.001-RT.002/RW05, Panunggangan Utara (±40 cm - 02.07 WIB, Red). Selain jalan umum, sebanyak 50 KK (Kepala Keluarga, Red) terdampak," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk yang kedelapan, masih menurut Mahdiar, Kecamatan Larangan di Perum Taman Cipulir Blok A4 No.15, Cipadu Jaya akibat tanggul jebol. Kesembilannya, Kecamatan Karawaci di RW 2,4, 6 dan 9, Kelurahan Karawaci Baru (±50 cm - 04.20 WIB).
"Terakhir yang ke-10 adalah Kecamatan Benda pada RW 11 dan 9 kelurahan Belendung (±60 cm - 04.20 WIB). Area yang terdampak bukan hanya jalan, namun juga pemukiman," ujar Mahdiar.
Menurut Mahdiar, penyebab banjir dipicu hujan deras mulai pukul 21.00 WIB pada Sabtu 7 Maret 2026 hingga Minggu 8 Maret 2026 pagi. Hujan terus menerus turun tanpa henti dan berpotensi kembali terjadi hujan lebat.
"Mengungsi sebanyak 60 KK di RPH dan Mushola Petir, Cipondoh, dan juga di Masjid Ma'arif Petir, Cipondoh sebanyak 20 KK. Lalu, adapula yang mengungsi di GOR Persada," kata dia.
Diketahui, banjir kembali kepung Tangerang menjelang Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah. Pasalnya, hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur secara terus-menerus.
"Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Cibodas, tepatnya kolong fly over, Kota Tangerang, banjir setinggi lutut orang dewasa. Aliran Kali Sabi meluap dan banyak kendaraan tidak dapat melintas," ujar Goni, warga setempat, Sabtu (7/3).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!