Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Lebaran, Pemkot Madiun Perbanyak Gerakan Pangan Murah untuk Warga

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 06:30 WIB | Oleh:
Jelang Lebaran, Pemkot Madiun Perbanyak Gerakan Pangan Murah untuk Warga Doc: Antara Foto
Ket. Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Kota madiun di Kelurahan Josenan, Taman, Kota Madiun, Kamis (4/3/2026) sebagai upaya menjaga kestabilan harga pangan selama Ramadhan hingga menjelang Lebaran 2026.

Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga kestabilan harga pangan selama Ramadhan hingga menjelang Lebaran 2026.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Sumini di Madiun, Kamis, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama saat permintaan meningkat selama Ramadhan dan Lebaran.

"Melalui Gerakan Pangan Murah ini kami ingin masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok seperti beras, minyak, gula, dan telur dengan harga terjangkau," ujar dia saat GPM di Kelurahan Josenan.

Sumini menjelaskan, kegiatan GPM yang digelar di Kelurahan Josenan tersebut merupakan GPM ke-9 yang dilaksanakan Pemkot Madiun.

"Secara keseluruhan, program GPM Kota Madiun akan digelar sebanyak 15 kali di berbagai kelurahan hingga 13 Maret mendatang," katanya.

Selain GPM dari Pemerintah Kota Madiun, ia mengatakan kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Besok ada Gerakan Pangan Murah dari provinsi di Kelurahan Rejomulyo. Kemudian dari kota juga akan kembali digelar pada 8 Maret di Kelurahan Tawangrejo," kata Sumini.

Sementara itu, dalam kegiatan GPM tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya minyak goreng MinyaKita yang dijual Rp15.500 per liter atau Rp31.000 untuk kemasan dua liter. Beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dijual Rp56.000 per 5 kilogram, sementara beras premium Rp74.500 per 5 kilogram.

Selain itu, tersedia juga beras lokal seharga Rp40.000 per 3 kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, serta telur ayam ras Rp28.500 per kilogram.

Pihaknya menambahkan bahwa pelaksanaan GPM dilakukan bekerja sama dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih di masing-masing wilayah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengakses bahan pangan sekaligus mendorong pemberdayaan koperasi di tingkat kelurahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

MILITER

Tokyo Ingin Tingkatkan Kekuatan Militer

31 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tokyo Ingin Tingkatkan Keku...
Luar Negeri
Korsel Keluarkan Peringatan...

Arsenal Kejar Hasil Sempurna Pramusim

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Kejar Hasil Sempurn...

Cadangkan Pemain yang Tak Maksimal

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Cadangkan Pemain yang  Tak ...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.