Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ikea Indonesia Bagikan 5 Cara Bijak Manfaatkan THR untuk Rumah Lebih Nyaman Saat Lebaran

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 00:57 WIB | Oleh:
 Ikea Indonesia Bagikan 5 Cara Bijak Manfaatkan THR untuk Rumah Lebih Nyaman Saat Lebaran Doc: Ikea
Ket. Ilustrasi konsultasi masalah perabotan rumah. Ikea Indonesia membagikan lima langkah cerdas memanfaatkan THR agar rumah lebih nyaman dan fungsional menjelang Lebaran, sekaligus tetap menjaga keseimbangan anggaran keluarga.

JAKARTA – Tunjangan Hari Raya atau THR sering menjadi kesempatan untuk memberikan sentuhan baru pada rumah, terlebih mendekati momen Idul Fitri. Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, dana tambahan ini mudah terserap untuk kebutuhan musiman dan berakhir dengan meninggalkan tekanan finansial setelah perayaan.

Menurut artikel di Media Keuangan, Kementerian Keuangan menekankan pentingnya mengalokasikan THR sejak awal agar penggunaannya lebih terarah. Sebagai gambaran, alokasi THR biasanya dibagi ke beberapa kebutuhan: 10–15% untuk kewajiban keagamaan, 10–20% untuk melunasi kewajiban jangka pendek, sekitar 40–50% untuk kebutuhan perayaan, dan 10–20% untuk tabungan atau cadangan pasca-perayaan.

Data ini menunjukkan bahwa THR sebaiknya tidak hanya dihabiskan untuk konsumsi jangka pendek. Jika ada rencana untuk menyegarkan suasana rumah sebelum Lebaran, penting untuk tetap menjaga keseimbangan anggaran agar kebutuhan lainnya tidak terganggu.

Dengan perspektif ini, Ikea Indonesia membagikan lima langkah sederhana untuk memanfaatkan THR agar rumah terasa lebih nyaman dan fungsional, tanpa membuat pengeluaran membengkak.

1. Mulai dari melihat apa yang benar-benar terasa saat rumah ramai

Lebaran adalah momen ketika rumah bekerja lebih keras dari biasanya. Aktivitas yang biasanya terbatas pada keluarga inti tiba-tiba meningkat dengan kehadiran tamu, acara makan bersama, dan interaksi yang lebih padat di ruang tamu atau ruang makan.

Di sinilah sering terlihat mana bagian rumah yang tidak seefisien yang dibayangkan, mulai dari meja yang cepat penuh, ruang tamu yang mudah berantakan, hingga perlengkapan tambahan yang tidak punya tempat jelas.

Pengamatan ini bukan hanya soal tampilan, tetapi juga tentang bagaimana rumah mendukung aktivitas sehari-hari saat kebutuhan meningkat. Dengan menganalisis situasi ini, kamu dapat menentukan titik-titik kritis atau “bottleneck” yang perlu diperbaiki. THR bisa kamu manfaatkan untuk menghadirkan solusi sederhana.

Solusi Ikea seperti meja lipat, stool tambahan, atau rak dan troli portable yang membantu alur aktivitas tetap lancar. Yang penting, perubahan ini tetap relevan setelah Lebaran, sehingga rumah terasa lebih siap digunakan setiap hari tanpa harus menambah beban finansial atau membuat ruang menjadi sempit.

2. Rencanakan sebelum membeli

Setelah mengetahui bagian rumah mana yang membutuhkan perhatian, langkah berikutnya adalah membuat rencana yang jelas. Perencanaan dimulai dengan mencatat kebutuhan yang muncul dari observasi sehari-hari, kemudian mencari inspirasi atau opsi solusi rumah tangga, seperti yang tersedia di toko dan website Ikea Indonesia.

Opsi ini bisa mencakup membandingkan ukuran dan fungsi furnitur, memilih material yang tahan lama, atau memastikan produk yang diinginkan tersedia. Tahap ini membantu menghindari keputusan impulsif yang kerap muncul saat melihat produk baru di toko atau platform e-commerce.

Sehingga, THR dapat dialokasikan lebih efisien untuk kebutuhan yang bermanfaat dalam jangka panjang. Selain itu, perencanaan juga memungkinkan kamu menyesuaikan pembelian dengan anggaran, sehingga setiap elemen yang ditambahkan memiliki fungsi yang jelas dan memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari di rumah, bahkan setelah suasana Lebaran selesai.

3. Bedakan antara mempercantik dan memperbaiki

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.