Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Banyuwangi Prioritaskan Dokter Spesialis lewat Beasiswa Banyuwangi Progresif

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 19:33 WIB | Oleh:
Pemkab Banyuwangi Prioritaskan Dokter Spesialis lewat Beasiswa Banyuwangi Progresif Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur memperkuat layanan publik utamanya di sektor kesehatan melalui program Beasiswa Banyuwangi Progresif (B-Pro) dengan prioritas dokter spesialis dan jurusan kesehatan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengemukakan program Beasiswa Banyuwangi Progresif diberikan kepada mahasiswa on going minimal semester tiga, dan pendaftaran beasiswa untuk perkuliahan tahun 2027 akan dibuka mulai April 2026.

"Program beasiswa ini membantu putra-putri Banyuwangi yang saat ini menempuh pendidikan tinggi, utamanya mereka yang kuliah di jurusan kesehatan dan kedokteran, namun tetap ada untuk jurusan lainnya," ujarnya di Banyuwangi, Rabu.

Menurut Ipuk, beasiswa Banyuwangi Progresif untuk saat ini diprioritaskan bagi pendidikan kesehatan utamanya dokter spesialis karena melihat kebutuhan daerah.

Ia menyebutkan, ada 12 jurusan untuk dokter spesialis yang ditawarkan, di antaranya spesialis jantung, saraf, urologi, THT, orthopedi dan traumatology, penyakit dalam, fisik dan rehabilitasi, kedokteran jiwa, spesialis mata, bedah mulut dan maksilofasial, dokter gigi spesialis konservasi gigi, dokter gigi spesialis bedah mulut, dan maksilofasial.

"Melalui beasiswa ini diharapkan banyak dokter spesialis yang akan mengisi fasilitas kesehatan di Banyuwangi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat," tutur Ipuk.

Selain dokter spesialis, lanjutnya, juga dibuka untuk jurusan kesehatan lainnya seperti apoteker, ahli gizi, ahli sanitasi, bidan, dan perawat.

"Khusus untuk bidan, perawat dan apoteker, kami prioritaskan untuk mereka yang nantinya bersedia mengabdi di daerah terluar Banyuwangi. Untuk itu kami mengajak mahasiswa yang berasal dari daerah tersebut untuk mendaftar dan menjadi prioritas kami," kata Ipuk.

Ia menambahkan, program Beasiswa Banyuwangi Progresif juga memberikan beasiswa pada mahasiswa teknologi produksi tanaman pangan, teknik dan infrastruktur, ekonomi kreatif dan pariwisata, Pendidikan dan ilmu sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Alfian menjelaskan beasiswa ini diperuntukkan bagi warga Banyuwangi, dan nantinya setelah menyelesaikan pendidikan, mereka wajib mengabdi di Banyuwangi minimal dua kali masa pemberian beasiswa plus satu tahun.

"Untuk komponen beasiswanya terdiri atas uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup, biaya buku, riset, praktik. Pemberian beasiswa sejak lolos seleksi hingga lulus pendidikan semester 12 untuk kedokteran, dan semester 8 untuk jurusan lainnya," kata Alfian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.