Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tumpahan Minyak dari Kapal Tanker Mengancam Lingkungan Laut, UEA Tutup Seluruh Pantai dan Pesisir

📅 Sabtu, 24 Okt 2026, 08:47 WIB | Oleh:
Tumpahan Minyak dari Kapal Tanker Mengancam Lingkungan Laut, UEA Tutup Seluruh Pantai dan Pesisir Doc: BBC
Ket. Tumpahan minyak tampaknya menyebar dengan cepat dalam waktu dua hari, menurut citra satelit radar

DUBAI - Semua pantai dan daerah pesisir di Umm Al Quwain, salah satu dari tujuh emirat Uni Emirat Arab (UEA), telah ditutup sementara menyusul tumpahan minyak dari sebuah kapal tanker, kata Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA pada hari Jumat (23/10).

Dalam pernyataan yang diposting di platform media sosial X, kementerian mengatakan tumpahan yang mempengaruhi pantai Umm Al Quwain terdeteksi oleh sistem pemantauan teknis dan penilaian lingkungan UEA.

Tumpahan minyak dari kapal tanker yang diserang di dekat Selat Hormuz menyebar ke sepanjang garis pantai Uni Emirat Arab (UEA).

BBC melaporkan, citra satelit dari hari Senin menunjukkan awal tumpahan minyak dari sebuah kapal yang sesuai dengan lokasi dan dimensi Gem No.2, yang rusak antara tanggal 9 dan 10 Oktober selama lonjakan serangan kapal oleh Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Citra satelit menunjukkan bahwa tumpahan minyak telah menyebar lebih dari 35 km (22 mil) dari kapal tanker tersebut pada hari Rabu.

Pihak berwenang UEA mengatakan pada hari Kamis, insiden tersebut mempengaruhi pantai-pantai di dekat kota Umm Al Quwain di utara dan video yang diverifikasi dari hari Jumat menunjukkan minyak terdampar di pantai, air laut menjadi hitam.

Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan EUA mengatakan, "segera memulai upaya penahanan" untuk "membatasi dampak lingkungan".

Profesor Steve Widdicombe, direktur Pusat Penelitian Ilmu Kelautan Sharjah di UEA, mengatakan kepada BBC Verify bahwa "dampak yang ditimbulkan tidak dapat dihindari", tetapi para peneliti memperingatkan masih terlalu dini untuk menilai sejauh mana kerusakan yang terjadi.

Awalnya, kebocoran minyak yang jauh lebih kecil terlihat muncul dari kapal tersebut pada tanggal 19 Oktober.

Namun, tumpahan minyak tersebut tampaknya menyebar dengan cepat dalam waktu dua hari, menurut citra satelit radar yang ditinjau oleh BBC Verify dan perusahaan intelijen MAIAR.

Tumpahan minyak dapat menyebabkan kematian langsung pada hewan laut dan organisme lainnya, misalnya dengan menjebak penyu secara fisik, menutupi bulu burung laut, atau merusak insang ikan.

Menurut Profesor Widdicombe, hal itu juga dapat menyebabkan kerusakan yang lebih lama jika spesies tetap terpapar senyawa beracun dari minyak yang dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk bereproduksi.

Para peneliti telah memperingatkan bahwa dampak lingkungan pada tahap ini sangat tidak pasti, karena bergantung pada faktor-faktor termasuk volume dan jenis minyak yang tumpah, seberapa cepat minyak tersebut menguap atau terurai, dan efektivitas operasi pembersihan.

Namun tumpahan minyak meluas hingga ke pulau Siniyah dan Khor Al Beidah, sebuah Kawasan Keanekaragaman Hayati Utama yang diakui secara global yang berisi habitat seperti terumbu karang, padang lamun, dan rawa garam, serta spesies termasuk penyu hijau dan ikan pari gitar Halavi yang terancam punah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.