Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polri Siapkan Strategi Rekayasa Lalu Lintas

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polri Siapkan Strategi Rekayasa Lalu Lintas Doc: Antara
Ket. Ilustrasi arus mudik lebaran.

JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas (lalin) saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 atau dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada 13-25 Maret 2026.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menilai rekayasa lalu lintas masih efektif untuk mengurai potensi kemacetan arus lalu lintas akibat peningkatan volume kendaraan saat arus mudik dan balik Idul Fitri. “Tentunya strategi rekayasa lalu lintas juga akan terus kita lakukan berdasarkan pengalaman yang ada,” katanya dalam rapat koordinasi (rakor) terkait kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Gedung STIK-PTIK Polri, Jakarta, Senin (2/3).

Ia mengungkapkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan, di antaranya adalah one way, contraflow, pengaturan di rest area hingga pembatasan kendaraan sumbu tiga. “Pemberian imbauan dan peniadaan tilang, delaying system di wilayah penyeberangan, dan pengalihan arus tentunya menjadi rekayasa-rekayasa yang akan kita lakukan,” ucapnya.

Lebih lanjut, pemimpin Korps Bhayangkara itu mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran pada tahun lalu, terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah sekira 137 triliun rupiah.

Ia mengharapkan tahun ini juga mengalami peningkatan agar terjadinya pertumbuhan perekonomian masyarakat. “Tentunya kita harapkan pengamanan operasi ketupat Tahun 2026 ini juga bisa berhasil dengan maksimal sehingga multiplier effect bagi perekonomian di daerah tentunya juga akan berdampak signifikan,” ucapnya.

Siagakan 2.746 Posko

Polri akan menyiagakan 2.746 posko selama Operasi Ketupat 2026 selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan ribuan posko itu terdiri atas 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu untuk mengamankan 185.608 objek pengamanan.

“(Objek pengamanan) di antaranya masjid, lokasi Shalat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan objek wisata,” katanya, Senin.

Ia mengatakan penyiagaan posko itu dalam rangka mengantisipasi arus mudik Lebaran yang diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada 14-15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 18-19 Maret 2026. “Karena kegiatan tersebut beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi,” ucapnya.

Sedangkan untuk arus balik juga diprediksi dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 25-26 Maret 2026 dan gelombang kedua pada tanggal pada tanggal 28-29 Maret 2026. Kemenhub memprakiraan total pergerakan masyarakat selama masa angkutan Lebaran 2026 adalah sebesar 50,60 persen penduduk Indonesia atau 143,91 juta orang.

Guna menjamin kelancaran operasi tersebut berjalan, ia mengatakan Polri juga akan menerapkan rekayasa arus lalin di jalur tol, di antaranya nanti berupa ganjil genap, one way, contraflow, delaying system serta ada pula buffer zone di pelabuhan.

Selain itu, Polri menyiagakan tim quick response untuk menangani situasi kontingensi. Lebih lanjut, jenderal polisi bintang tiga itu mengatakan Polri membuka pelayanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan kegiatan mudik.

Polri juga akan mengoptimalkan hotline 110 untuk layanan pengaduan. “Layanan 110 sebagai hotline untuk layanan pengaduan, laporan tanggap darurat, dan kebutuhan-kebutuhan masyarakat bila membutuhkan kepolisian,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.