Sumber-sumber Ungkap Serangan AS-Israel Manfaatkan Momentum Pertemuan Pemimpin Ali Khamenei dengan Seluruh Komandan Militer yang Terlacak Intelejen
📅 Senin, 02 Mar 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPara pejabat senior AS mengatakan pada hari Sabtu bahwa Trump mempertimbangkan sejumlah faktor untuk melakukan serangan. Seorang pejabat mengatakan alasan utama adalah persenjataan rudal konvensional Iran, yang menurut mereka menimbulkan "ancaman yang tak dapat ditoleransi" bagi AS yang ditolak oleh Iran.
“Mereka menolak, dalam setiap kesempatan, dan secara konsisten menolak untuk membahas rudal balistik,” kata pejabat itu. “Mereka bahkan tidak mau membicarakannya. Mereka tidak mau membicarakannya dengan kami. Mereka tidak mau membicarakannya dengan mitra regional kami. Mereka sama sekali tidak mau membicarakan rudal-rudal itu.”
Pejabat lain mengatakan AS mencurigai klaim Iran bahwa pengayaan nuklir mereka dilakukan untuk tujuan damai. AS menawarkan bahan bakar nuklir gratis "selamanya", tetapi itu ditolak oleh Iran. Pejabat itu mengatakan itu adalah "petunjuk besar" bagi para negosiator.
Pejabat itu mengatakan bahwa AS juga mengembangkan informasi intelijen bahwa Iran sedang membangun kembali situs pengayaan uraniumnya yang dihancurkan dalam Operasi Midnight Hammer Trump tahun lalu. AS meyakini Iran menimbun uranium yang diperkaya sebagian dan pada akhirnya tidak menginginkan kesepakatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Terus terang, Presiden tidak punya pilihan. Kita tidak bisa terus hidup di dunia di mana orang-orang ini tidak hanya memiliki rudal tetapi juga kemampuan untuk membuat 100 rudal per bulan secara terus-menerus,” kata pejabat itu. “Kita tidak akan membiarkan diri kita disandera oleh mereka, dan kita tidak akan membiarkan mereka menyerang kita terlebih dahulu.”
Trump melakukan perjalanan ke klubnya di Mar-a-Lago pada hari Jumat, dan terlihat keluar dari Air Force One sudah mengenakan topi baseball putih bertuliskan "USA" yang sama seperti yang dikenakannya dalam pidato rekaman yang mengumumkan dimulainya operasi Iran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!