Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bogor Mempercepat Proses Appraisal Lahan TPAS Galuga

📅 Senin, 02 Mar 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bogor Mempercepat Proses Appraisal Lahan TPAS Galuga Doc: Antara
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat mempercepat proses appraisal lahan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga guna memastikan layanan persampahan tetap berjalan dan tidak terganggu.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan appraisal dilakukan sebagai langkah awal pembebasan lahan yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor, sesuai kewenangan masing-masing.

“Terkait TPAS Galuga, kita segera melakukan appraisal untuk melakukan pembebasan lahan, mana yang dibebaskan oleh pemerintah Kota Bogor dan mana yang oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto setelah peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Bogor 9 di Cibungbulang, Senin.

Ia menegaskan langkah tersebut diperlukan agar proses pembuangan sampah di TPAS Galuga tetap berjalan normal dan tidak menimbulkan gangguan pelayanan kepada masyarakat.

Pihaknya juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mempercepat proses tersebut, sehingga operasional TPAS Galuga dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, Camat Cibungbulang Agung Surahman Ali menjelaskan bahwa terdapat sejumlah tuntutan warga yang terdampak aktivitas TPAS Galuga, terutama berkaitan dengan lahan pertanian yang tidak lagi dapat dimanfaatkan.

“Yang pertama kaitan dengan ganti kerugian pertanian bagi lahan-lahan yang sudah tidak bisa digunakan, karena tercemar air lindi dan terdapat longsoran sampah,” ujar Agung.

Selain itu, warga juga menginginkan adanya pembebasan lahan oleh pihak pemerintah, baik dari Kabupaten maupun Kota Bogor, sebagai solusi jangka panjang terhadap persoalan yang terjadi.

Agung menyebut luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare. Pemerintah daerah, telah melakukan audiensi dengan warga pada pekan lalu, namun hingga kini belum tercapai kesepakatan yang dianggap menguntungkan semua pihak.

Meski demikian, kondisi di lapangan saat ini dinyatakan kondusif setelah sebelumnya sempat terjadi hambatan operasional. Truk-truk pengangkut sampah kini kembali masuk ke area TPAS Galuga.

“Alhamdulillah, saat ini truk-truk sampah sudah bisa masuk kembali dalam rangka pelayanan masyarakat di bidang persampahan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.