Kemandirian Energi dan Pangan Hindarkan Negara dari Dampak Geopolitik
📅 Senin, 02 Mar 2026, 01:45 WIB | Oleh: Tim RedaksiPerlu Direvisi
Dalam kesempatan terpisah, pengajar Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti mengatakan, dampak dari perang di Timur Tengah dari sisi ekonomi bisa jadi kenaikan harga minyak dan beberapa komoditas lainnya. Sebab, jalur logistik dan transportasi harus mencari rute jalur yangg aman meski jaraknya lebih jauh dan jadi lebih mahal.
Selain itu keamanan angkutan minyak dan komoditas lainnya juga kurang. Maka kapal yang berangkat pun juga lebih sedikit maka biasanya biayanya lebih mahal.
“Akibatnya di Indonesia akan terjadi kenaikan anggaran di APBN karena jika harga minyak naik maka asumsi harga minyak di APBN perlu di revisi,” kata Esther.
Sebaiknya Anda baca juga:
Negara negara yang net importir minyak terang dia akan makin tertekan seiring dengan lonjakan harga minyak dunia. Tak hanya itu, distribusi pangan melalui Timur Tengah juga bakal terganggu. Hal ini juga berpotensi mengganggu stabilitas harga pangan di dalam negeri yang bersumber dari impor.
Imported inflation dari minyak dan pangan akan memicu lonjakan harga dalam negeri. Potensi kenaikan harga penerbangan akan terjadi karena penerbangan tidak aman dan harus mencari rute lain.
Sementara itu, Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal mengatakan serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran bisa memicu lonjakan harga minyak dunia. Faisal menjelaskan saat ini harga minyak berada di kisaran 70 dollar AS per barel. Namun, jika konflik berlanjut, harga bisa naik ke 80 dollar AS per barel.
Apabila pasokan minyak di Selat Hormuz terganggu, ia mengatakan harga bisa menembus 100 dollar AS per barel. Selat Hormuz merupakan jalur bagi sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia. Gangguan distribusi di kawasan itu berpotensi mendongkrak harga minyak mentah dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!