Pramono Ungkap Biaya Pembangunan Taman Bendera Pusaka Tak Pakai APBD

Jumat, 27 Feb 2026, 08:41 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan biaya pembangunan Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan yang berjumlah Rp100 miliar tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pembiayaan total kurang lebih Rp100 miliar. Tidak ada uang sesen pun dari APBD,” ungkap Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (26/2).

Ket. Foto: Gubernur DKI Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno di acara syukuran bertajuk “Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah" pada Jumat (20/2). — Sumber: Beritajakarta

Pria yang kerap disapa Pram itu mengatakan dana pembangunan taman tersebut memanfaatkan skema non-APBD. 

Oleh karena itu, kata dia, semua yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB), sertifikat laik fungsi (SLF) serta Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lahan atau Lokasi (SP3L) diatur secara transparan.

Lebih lanjut, dia merencanakan Taman Bendera Pusaka akan resmi dibuka pada Maret 2026, namun ia belum dapat merinci tanggal peresmiannya secara pasti.

Tak hanya Taman Bendera Pusaka, beberapa bangunan di Jakarta juga kini juga dibangun tanpa mengandalkan APBD, salah satunya yaitu Taman Semanggi yang biaya revitalisasinya mencapai Rp134 miliar.

“Saya meminta betul kepada jajaran Balai Kota untuk berbenah diri, membuat Jakarta ini tidak bergantung semata-mata dengan APBD,” ujar Pramono.

Dia pun terus mendorong penggunaan skema non-APBD, mengingat pemerintah pusat telah memotong Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp15 miliar.

Dia mengaku tidak ingin pemotongan DBH tersebut menjadi penghambat pembangunan Jakarta. 

  • Taman Bendera Pusaka

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.