Suasana yang Tenang Tiba-tiba Berubah Riuh Ketika Laut Bergelombang Tinggi Lalu Menghantam Rumah-rumah yang Penghuninya Terlelap
Senin, 20 Apr 2026, 16:05 WIBJAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 15 unit rumah warga rusak setelah dihantam gelombang laut tinggi di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa dari jumlah tersebut sebanyak tujuh unit rumah mengalami rusak ringan dan delapan lainnya rusak berat.
Rumah yang rusak itu masing-masing tersebar di sepanjang pesisir pantai di Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara dan Desa Lambako serta Pasir Putih, Kecamatan Banggai.
"Tim Reaksi Cepat BPBD setempat melakukan asesmen. Banjir rob yang disertai gelombang tinggi juga mengancam deretan hunian warga lainnya yang berada di garis pantai itu," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi seketika pada Sabtu (18/4) pukul 03:00 Wita, dimana suasana yang tenang tiba-tiba berubah riuh ketika laut bergelombang tinggi lalu menghantam rumah-rumah yang penghuninya terlelap.
Sebagaimana foto dan rekaman video amatir yang diterima Direktorat Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, sebagian besar rumah yang rusak berat berdinding papan dan beratapkan anyaman daun kelapa/nipah.
Meski BNPB dalam laporannya tidak menjelaskan secara rinci bagaimana kondisi 15 keluarga penghuni rumah yang terdampak saat ini, tetapi keluarga itu dipastikan mendapat pendampingan petugas dari Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Banggai Laut.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Disnakertrans Jateng Buka Job Fair MTQ Nasional 2026, Sediakan 3.000 Lowongan Kerja
-
Pemkot Probolinggo Gencarkan Gerakan Selamatkan Pangan
-
24 Guru se-Sulawesi Bersaing Ciptakan Inovasi Pembelajaran
-
Mengejutkan! Rayo Vallecano vs Athletic Club Tak Bisa Dilanjutkan, Apa yang Terjadi?
-
Sekardiu Menjadi Ikon Budaya NTB dalam Pameran MotoGP 2026
-
Pecah Rekor, Jumlah Warga Jepang Berusia 100 Tahun Lampaui 100.000 Jiwa
-
Kesiapsiagaan Bencana Jadi Kunci Lindungi Kelompok Rentan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.