Forest Pegang Kendali Menuju 16 Besar

Kamis, 26 Feb 2026, 06:34 WIB

LONDON - Keunggulan tiga gol dari leg pertama membuat Nottingham Forest berada di atas angin saat menjamu Fenerbahce dalam laga leg kedua play-off fase gugur Liga Eropa di City Ground, Jumat (27/2) dini hari WIB. Pemenang laga ini secara agregat akan menantang wakil Spanyol Real Betis atau klub Denmark FC Midtjylland di babak 16 besar.

Pelatih baru Forest, Vitor Pereira, mengawali masa kerjanya dengan sempurna. Empat hari setelah ditunjuk menggantikan Sean Dyche, dia langsung membawa tim barunya membungkam mantan klubnya, Fenerbahce, 3-0 di Istanbul. Kemenangan itu bukan sekadar modal agregat, melainkan juga pernyataan tegas bahwa “The Tricky Trees” (julukan Forest) belum habis di Eropa.

Ket. Foto: Striker Nottingham Forest, Igor Jesus dan Gelandang Fenerbahce, Matteo Guendouzi — Sumber: Oli SCARFF/Ozan KOSE / AFP

Forest tampil dominan dalam laga tandang perdana mereka di Turki. Gol Murillo, Igor Jesus, dan Morgan Gibbs-White dalam 50 menit pertama memastikan kemenangan tandang terbesar klub di kompetisi Eropa. “Kami bermain dengan identitas yang jelas, berani menekan dan efektif saat menguasai bola. Tetapi pekerjaan belum selesai,” ujar Pereira dalam konferensi pers jelang laga. “Kami harus tetap rendah hati, menghormati Fenerbahce, dan menyelesaikan tugas di City Ground,” jelasnya.

Ujian konsistensi datang di Liga Inggris akhir pekan lalu. Menjamu Liverpool, Forest sempat mengontrol pertandingan, khususnya di babak pertama. Namun, petaka hadir di menit ke-97 ketika Alexis Mac Allister mencetak gol kemenangan tim tamu, membuat Forest kalah 0-1. Kekalahan itu membuat mereka kini terdampar di peringkat ke-17, hanya dua poin di atas zona degradasi.

“Kekalahan seperti itu menyakitkan, tetapi saya katakan kepada para pemain: bangkitlah dengan lebih kuat dan penuh percaya diri menghadapi masa depan,” tegas Pereira. Tim berjuang di dua kompetisi, bertahan di liga dan melangkah jauh di Eropa. Mentalitas akan menentukan.

Secara matematis, Forest masih bisa lolos meski kalah dengan selisih dua gol. Namun, tampil di hadapan publik sendiri memberi motivasi tambahan. Mereka membidik kemenangan ketiga beruntun di Eropa, sesuatu yang terakhir kali dicapai pada musim 1983-84.

Di kubu tamu, situasinya tak kalah menantang. Untuk pertama kalinya di kompetisi Eropa, Fenerbahce menelan dua kekalahan kandang beruntun, setelah takluk 0-1 dari Aston Villa di fase liga, lalu dipermalukan Forest pekan lalu. Statistik juga tidak memihak: hanya satu kemenangan dari enam laga terakhir di Liga Europa, serta empat kemenangan dari 22 pertemuan melawan klub Inggris di Eropa.

Lebih buruk lagi, Fenerbahce tak pernah lolos dari 26 laga sistem gugur Eropa setelah kalah di leg pertama. Namun pelatih Domenico Tedesco menolak menyerah. “Kami sadar situasinya sulit, tetapi sepak bola selalu memberi ruang untuk kejutan,” ujarnya. Rekor tandang musim ini menunjukkan karakter tim. Klub Fenerbahce datang ke Inggris untuk berjuang sampai menit terakhir.

Rasa optimis itu bersandar pada catatan tak terkalahkan dalam 14 laga tandang di semua ajang sejak September (10 menang, 4 imbang). Meski baru saja ditahan 1-1 oleh Kasimpasa di Liga Super Turki, gol Marco Asensio di menit ke-95 disamakan lawan pada menit ke-101, Fenerbahce tetap belum terkalahkan dalam 23 laga liga domestik dan kini hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen, Galatasaray.

Kondisi Tim

Dari sisi skuad, Forest kehilangan Chris Wood, Nicolo Savona, John Victor, Willy Boly (cedera lutut), serta Matz Sels (cedera pangkal paha). Rekrutan baru: Luca Netz, tak masuk daftar skuad Eropa. Pereira mempertimbangkan rotasi. Gibbs-White, Elliot Anderson, Ryan Yates, dan Igor Jesus yang telah mengoleksi tujuh gol. Igor menjadi salah satu top skor Liga Europa, kemungkinan tetap menjadi andalan.

Fenerbahce dilanda krisis cedera. Milan Skriniar, Caglar Soyuncu, Anderson Talisca, Ederson, dan Edson Alvarez absen. Sedangkan Jayden Oosterwolde serta Fred menjalani sanksi akumulasi kartu. Lini belakang menjadi perhatian utama, dengan Yigit Efe sebagai satu-satunya bek tengah murni yang tersedia. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formasi

Nottingham Forest 4-2-3-1

Ortega

Aina, Milenkovic, Murillo, Williams

Anderson, Sangare

Hutchinson, Gibbs-White, Hudson-Odoi

Jesus

Fenerbahce 4-3-3

Cetin

Semedo, Demir, Efe, Muldur

Brown, Guendouzi, Kante

Asensio, Cherif, Akturkoglu

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.