Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waduk di Jakarta Berpeluang Jadi Lokasi Ekowisata

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 16:59 WIB | Oleh:
Waduk di Jakarta Berpeluang Jadi Lokasi Ekowisata Doc: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Ket. Waduk Batu Licin di Cipayung, Jakarta Timur, Senin (26/1/2026). Waduk Batu Licin yang berfungsi sebagai pengendali banjir vital dengan kedalaman 6 meter dan waduk ini efektif menahan limpasan air hujan, mengurangi genangan di kawasan padat penduduk, serta dilengkapi fasilitas publik seperti jogging track dan taman bermain.

JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebutkan waduk atau embung di ibu kota berpeluang dimanfaatkan masyarakat sebagai lokasi ekowisata.

"Ke depan ini mungkin bisa dilakukan. Hanya untuk saat ini kita memang harus menyiapkan mekanisme regulasinya," kata Kepala Bidang Geologi, Konservasi Air Baku dan Penyediaan Air Bersih Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Nelson.

Nelson dalam siniar bertema "Pemanfaatan Waduk untuk Pengendalian Banjir di Jakarta", Rabu, menyampaikan waduk atau embung di Jakarta kini dirancang lebih menarik, sehingga tak semata menampung air untuk menurunkan debit banjir.

Sebagian waduk kini dilengkapi area untuk publik misalnya trek jogging, ruang terbuka hijau (RTH), dan lainnya karena pendekatan pengelolaan air yang mengintegrasikan ekosistem alami dengan infrastruktur buatan sehingga lebih adaptif terhadap perubahan alam (solusi berbasis alam/nature based solution (NbS) diterapkan.

"Kawasan waduk atau embung tidak semata-mata menjadi hanya untuk pengendalian banjir atau air saja tapi juga sudah bisa menjadi ruang-ruang publik yang bisa diakses masyarakat sehingga menjadi ruang untuk berinteraksi jauh lebih baik dari mungkin era-era sebelumnya," jelas Nelson.

Data Dinas SDA DKI Jakarta mencatat saat ini DKI Jakarta telah memiliki 147 waduk/situ/embung yang tersebar di lima wilayah kota administrasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 61 di antaranya berada di Jakarta Timur, 35 di Jakarta Selatan, 25 di Jakarta Utara, 23 di Jakarta Barat, dan 3 di Jakarta Pusat.

Adapun total luas embung/waduk terbangun mencapai 437,67 hektare dengan kapasitas tampungan sekitar 14.005.600 meter kubik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kementan Libatkan KPK Kawal...

KPK Sita Aset Milik Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia

44 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
KPK Sita Aset Milik Bupati ...
Luar Negeri
Harga Ninyak Anjlok Lebih d...

Pesan Terbaru Iran Picu Pertanyaan Tentang Suksesi Mojtaba Khamenei.

58 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Pesan Terbaru Iran Picu Per...
Nasional
Insentif Guru Madrasah Non-...
Megapolitan
Dua Lansia Terluka dalam Ke...
Luar Negeri
Ukraina Klaim Produksi Miny...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.