Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kodam XVII/Cenderawasih Kaji Ulang Sistem Pengamanan Papua Tengah

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 09:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kodam XVII/Cenderawasih Kaji Ulang Sistem Pengamanan Papua Tengah Doc: ANTARA
Ket. Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua saa melakukan silaturahmi dan buka puasa bersama pemerintah dan tokoh masyarakat Nabire di Markas Korem 173/Praja Vira Braja (PVB) Nabire, Selasa (24/2/2026).

NABIRE – Kodam XVII/Cenderawasih mengkaji ulang sistem pengamanan di wilayah Papua Tengah menyusul sejumlah insiden keamanan yang terjadi belakangan ini, termasuk penyerangan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Nabire dan Mimika.

Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua di Nabire, Selasa (25/2), mengatakan pihaknya akan terus melakukan evaluasi, koreksi, serta investigasi terhadap sistem pengamanan guna memastikan langkah penanganan berjalan optimal.

“TNI mengevaluasi bagaimana pengamanan dan sistem keamanan di wilayah. Dengan adanya kejadian tersebut, kita akan melakukan investigasi sampai sejauh mana dampak dan penanganan pengamanan di Papua Tengah,” kata Thevi usai silaturahmi dan buka puasa bersama pemerintah dan tokoh masyarakat di Nabire.

Ia menjelaskan, penyerangan OPM atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di lokasi pertambangan PT Kristalin di Lagari, Distrik Makimi, Nabire pada Sabtu (21/2) merupakan bentuk provokasi yang ditujukan kepada aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat.

Sebelumnya, OPM juga menyerang patroli aparat teritorial di area pertambangan PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/2) dan menewaskan satu prajurit TNI.

Namun demikian, aparat keamanan tetap mengedepankan langkah penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku.

Menurut dia, pengamanan objek vital nasional memiliki aturan yang jelas, termasuk keterlibatan TNI yang harus didasarkan pada permintaan resmi serta ketentuan hukum yang berlaku.

“Kejadian itu masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian juga sudah melakukan observasi di lokasi. Kita investigasi sampai sejauh mana pengamanan yang dilakukan,” ujarnya.

Ia menegaskan, persoalan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh adat.

Ia juga meminta masyarakat berperan aktif memberikan informasi yang valid kepada aparat apabila menemukan potensi gangguan keamanan, terutama di wilayah pinggiran yang masih rawan aktivitas kelompok bersenjata.

“TNI membutuhkan dukungan masyarakat. Kalau ada informasi yang valid, segera disampaikan kepada aparat keamanan TNI-Polri,” katanya.

Selain itu, ia menilai klaim OPM/KKB terkait dugaan perampasan senjata dari aparat belum tentu benar dan bisa saja merupakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan untuk menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Selama ini OPM juga selalu menyebar isu bahwa kehadiran TNI di Papua untuk menumpas orang Papua.

Padahal selama ini TNI di Papua tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga terlibat dalam pembangunan melalui berbagai program sosial seperti pembangunan infrastruktur dasar, fasilitas air bersih, rumah ibadah, hingga dukungan pendidikan bagi anak-anak Papua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.