Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementan Ungkap Upayakan Stabilisasi Harga Cabai Terus Berjalan

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 12:32 WIB | Oleh:
Kementan Ungkap Upayakan Stabilisasi Harga Cabai Terus Berjalan Doc: Freepik

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan sejumlah upaya stabilisasi harga cabai rawit merah telah dilakukan di berbagai daerah. Langkah tersebut untuk menambah pasokan dan menekan kenaikan harga.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementan, Mohamad Agung Sanusi, mengatakan pengguyuran pasokan dilakukan ke Pasar Induk Kramat Jati sejak 19 Februari 2026. Pasar tersebut menjadi barometer harga cabai nasional.

"Ada beberapa aksi yang sudah kita lakukan untuk stabilisasi harga cabai rawit merah. Aksi guyur pasokan ke Pasar Induk Kramatjati," ucap dia dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 di Jakarta, Senin (23/2).

Pasokan sebelumnya tercatat hanya sembilan ton. Pengiriman dilakukan dari 16 kabupaten dan kota sentra produksi.

Distribusi dilakukan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Pengawalan juga melibatkan Bareskrim Polri dan Satgas Pangan.

Hingga kini pasokan tercatat sekitar 4,38 ton dari daerah binaan Ditjen Hortikultura. Pengiriman berasal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pasokan juga datang dari Garut, Sumedang, Bandung, dan Cimenyan. Pada 21 Februari pengiriman dilakukan dari Enrekang menggunakan transportasi udara.

Kementan meminta sentra produksi seperti Blitar dan Tuban mengamankan pasokan di wilayah masing-masing. Jawa Timur menjadi penyumbang utama cabai rawit merah.

Kerja Sama Antar Daerah (KAD) didorong di wilayah yang telah memasuki masa panen. Langkah ini untuk menekan daerah dengan kenaikan harga.

Aksi serupa dilakukan di Sleman, Bandung, Garut, Temanggung, Semarang, Banjarnegara, Magelang, Lombok Timur, Cianjur, dan Enrekang. Cabai dijual sesuai harga petani.

Pasokan tetap berjalan meski curah hujan tinggi di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Harga cabai rawit di Jakarta dilaporkan mulai melandai.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan IPH cabai rawit hingga minggu ketiga Februari 2026 di 214 kabupaten dan kota. Kenaikan terjadi di 59,44 persen wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan jumlah tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 210 daerah. Peningkatan terjadi dari sisi harga dan wilayah.

Harga cabai rawit naik dari Rp57.492 menjadi Rp68.928 per kilogram. Secara umum harga meningkat dibandingkan Januari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.