Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inter Butuh Keajaiban untuk Singkirkan Bodo/Glimt

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 06:47 WIB | Oleh:
Inter Butuh Keajaiban untuk Singkirkan Bodo/Glimt Doc: Piero CRUCIATTI/Ozan KOSE/AFP
Ket. Penyerang Inter Milan Marcus Thuram (kiri) mengontrol bola selam dan Penyerang Bodo/Glimt, Jens Hauge.

MILAN - Laga penentuan akan tersaji di San Siro, Rabu (25/2) dini hari WIB. Inter Milan dituntut harus membalikkan defisit dua gol saat menjamu Bodo/Glimt dalam pertandingan leg kedua playoff Liga Champions. Pekan lalu di Norwegia, wakil Bodo/Glimt menang 3-1 dan menempatkan satu kaki di babak 16 besar. Pemenang agregat Inter kontra Bodo/Glimt akan ditunggu Manchester City atau Sporting Lisbon.

Bertandang ke Aspmyra Stadion, Inter yang tiga kali menjadi juara kompetisi tertinggi antar klub Eropa tampil di bawah standar. Mereka kesulitan beradaptasi dengan lapangan sintetis dan suhu di bawah nol derajat, serta tak mampu menandingi kefasihan permainan tuan rumah. Bodo membuka skor lewat Sondre Fet, menuntaskan rangkaian 16 umpan yang memperlihatkan disiplin dan keberanian mereka.

Inter sempat menyamakan kedudukan melalui Francesco Pio Esposito, namun dua gol babak kedua dari Jens Petter Hauge dan Kasper Hogh mengembalikan kendali ke tangan Bodo. Kekalahan itu sekaligus menghentikan laju tandang impresif Nerazzurri di kompetisi Eropa.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, yang merupakan bagian dari skuad peraih treble winners 2010, kini berada dalam sorotan. Keputusannya mengistirahatkan sejumlah pemain inti di Norwegia dipertanyakan setelah hasil tak sesuai harapan.

“Kami tidak mencari alasan. Kondisinya memang sulit, tetapi Inter harus mampu beradaptasi di mana pun. Di San Siro, dengan dukungan penuh suporter, kami wajib menunjukkan karakter. Kami tertinggal dua gol, tetapi ini belum selesai. Kami butuh keberanian dan efisiensi,” ujar Chivu.

Sebaiknya Anda baca juga:

Secara historis, Inter cukup piawai dalam laga dua leg. Dari 16 laga sistem gugur terakhir Liga Champions (tidak termasuk final), mereka memenangi 10 dan hanya kalah dua kali. Namun statistik tak sepenuhnya berpihak: dari 52 pertandingan fase gugur, Inter hanya enam kali menang dengan selisih dua gol dan belum pernah menang tiga gol dalam fase lanjutan.

Terakhir kali ada tim yang lolos setelah kalah dua gol di leg pertama tandang adalah Liverpool pada tahun 2019, saat secara dramatis menyingkirkan Barcelona di semifinal. Sejak itu, 11 tim mencoba dan semuanya gagal.

Meski terancam tersingkir lebih cepat dari Eropa, Inter setidaknya melaju mantap di domestik. Tujuh kemenangan beruntun di Serie A membuat mereka kian dekat dengan Scudetto. Akhir pekan lalu, kemenangan 2-0 di markas Lecce melalui gol telat Henrikh Mkhitaryan dan Manuel Akanji membawa Inter unggul 10 poin di puncak klasemen.

Di kubu lawan, Bodo/Glimt justru datang tanpa beban. Klub paling utara di kompetisi ini sempat terancam tersingkir di fase liga, sebelum bangkit dengan dua kemenangan sensasional: 3-1 atas Manchester City di kandang dan 2-1 di markas Atletico Madrid. Mereka lolos secara dramatis pada hari terakhir.

Kini, tim asuhan Kjetil Knutsen membidik sejarah baru. Jika mampu mempertahankan keunggulan, Bodo akan menjadi klub Norwegia pertama yang memenangi tiga laga beruntun di kompetisi elite Eropa dan melangkah dari fase gugur sejak era 1980-an.

Kondisi Tim

Secara fisik, Bodo diuntungkan. Selain laga Liga Champions, mereka relatif beristirahat karena kompetisi domestik memasuki jeda musim dingin. Sejak ditunjuk pada tahun 2018, Knutsen telah mempersembahkan empat gelar liga dan kemenangan-kemenangan prestisius atas Celtic, Porto, Lazio, hingga Roma. Musim lalu, mereka bahkan mencapai semifinal Liga Europa sebelum dihentikan Tottenham Hotspur.

Inter masih menyimpan kenangan manis saat menghancurkan Bodo dengan agregat 7-1 pada Piala Winners 1978-79, termasuk kemenangan 5-0 di Milan. Namun sepak bola telah berubah. Kini, gunung tinggi menjulang di hadapan Nerazzurri. Di San Siro, mereka membutuhkan penampilan sempurna untuk mengubah sejarah atau menyaksikan langkah Bodo/Glimt terus berlanjut. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formasi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.