Serie A Italia: Misi Hindari Degradasi Warnai Laga Fiorentina kontra Pisa
📅 Senin, 23 Feb 2026, 10:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
ROMA - Derby Tuscan kembali memanas saat Fiorentina menjamu rival lamanya Pisa di Stadio Franchi, Selasa (24/2) dini hari WIB. Bukan sekadar gengsi regional, pertemuan kedua musim ini menjelma menjadi laga hidup-mati dalam perburuan selamat dari degradasi Serie A.
Saat kedua tim bertemu pada September lalu, duel kasta tertinggi pertama sejak 1991, keduanya baru mengoleksi total tiga poin. Start lambat itu menjadi cermin perjalanan panjang dan terjal yang mereka jalani hingga kini.
Fiorentina masih terjerembap di zona merah dalam sebagian besar musim. Sejak kedatangan Paolo Vanoli, performa memang menunjukkan perbaikan, tetapi rapuhnya lini belakang tetap menjadi masalah: hanya satu clean sheet dalam 20 laga liga terakhir. Dengan 13 pertandingan tersisa, La Viola tertinggal tiga poin dari zona aman.
Secercah harapan muncul pekan lalu. Fiorentina menaklukkan Como untuk membalas kekecewaan di Coppa Italia, lalu melangkahkan satu kaki ke 16 besar Conference League usai menang 3-0 atas Jagiellonia Bialystok di leg pertama playoff. Gol Luca Ranieri, Rolando Mandragora, dan Roberto Piccoli memastikan kemenangan penting di tengah suhu beku Polandia. Itu menjadi kali pertama musim ini mereka mencatat dua kemenangan beruntun.
Namun fokus kini sepenuhnya tertuju pada Serie A. Fiorentina bersaing ketat dengan Lecce, Genoa, dan Cremonese demi menghindari satu tiket degradasi terakhir. Meski baru dua kali menang dari 12 laga kandang liga musim ini, sejarah berpihak pada tuan rumah: tak terkalahkan dalam tujuh laga kandang Serie A melawan Pisa, dengan hanya kebobolan tiga gol.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebaliknya, Pisa datang dengan beban berat. Nerazzurri hanya sekali menang dari 15 pertemuan Serie A kontra Fiorentina, itu pun terjadi pada 1987. Lebih mengkhawatirkan lagi, mereka tanpa kemenangan dalam 14 laga liga terakhir sejak November. Berjarak sembilan poin dari zona aman, hasil imbang atau kalah di Franchi bisa menorehkan rekor negatif baru sekaligus nyaris memastikan degradasi setelah semusim kembali ke kasta tertinggi.
Perubahan pelatih pun dilakukan. Alberto Gilardino digantikan Oscar Hiljemark awal bulan ini. Di bawah arahan pelatih baru itu, Pisa bermain imbang tanpa gol melawan Hellas Verona dan kalah tipis 1-2 dari AC Milan akibat gol telat Luka Modric. Tanda-tanda perlawanan ada, tetapi waktu semakin sempit.
Dari sisi skuad, Fiorentina diprediksi menurunkan kembali para pemain utama yang diistirahatkan di Polandia. David de Gea, Dodo, dan Moise Kean, top skor tim dengan tujuh gol Serie A, siap kembali. Mandragora absen karena sanksi, sementara Albert Gudmundsson diragukan akibat cedera pergelangan kaki.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di kubu Pisa, Daniel Denoon, Isak Vural, dan Simone Scuffet absen, sementara kiper Adrian Semper masih meragukan. Nicolas berpeluang kembali berdiri di bawah mistar. Marius Marin tersedia lagi setelah menjalani larangan satu laga. Matteo Tramoni, dengan tiga kontribusi gol dalam tiga laga tandang terakhir, akan menopang Stefano Moreo di lini depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!