Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ManageEngine Hadirkan Teknologi AI Percepat Deteksi dan Pemulihan Gangguan TI

📅 Senin, 23 Feb 2026, 20:27 WIB | Oleh:
ManageEngine Hadirkan Teknologi AI Percepat Deteksi dan Pemulihan Gangguan TI Doc: ManageEngine
Ket. Site24x7 teknologi kecerdasan baru berbasis AI di platform pemantauan digitalnya dari ManageEngine. Teknolog ini berguna dalam mendeteksi, menganalisis penyebab, dan merespons gangguan TI secara otomatis, memangkas downtime serta meningkatkan keandalan layanan digital.

JAKARTA - ManageEngine, unit bisnis dari Zoho Corporation yang berfokus pada solusi pengelolaan sistem TI perusahaan, hari ini memperkenalkan teknologi kecerdasan baru berbasis AI di platform pemantauan digitalnya,Site24x7, yang memungkinkan sistem IT tidak hanya mendeteksi gangguan, tetapi juga memahami penyebabnya dan merespons secara otomatis.

Dengan kemampuan ini, perusahaan tidak lagi harus terus “memadamkan kebakaran” setiap kali terjadi masalah, karena Site24x7 membantu mempercepat pemulihan layanan dan menjaga kualitas layanan tetap stabil, sehingga pengalaman pelanggan tetap lancar dan kepercayaan terhadap layanan digital perusahaan dapat dipertahankan.

Lingkungan sistem IT saat ini semakin kompleks karena tersebar di berbagai platform dan jaringan yang saling terhubung, sehingga setiap detik menghasilkan sangat banyak data dan sinyal peringatan. Ketika gangguan terjadi, kondisi ini membuat proses penelusuran masalah menjadi rumit dan memakan waktu, seperti mencari jarum di tumpukan jerami, yang akhirnya memperpanjang downtime.

Tim TI pun sering kesulitan menghubungkan berbagai tanda gangguan yang muncul di banyak lapisan sistem, sehingga penanganan masalah menjadi terlambat dan berisiko mengganggu kepercayaan pelanggan serta reputasi merek.

“Seiring semakin terhubungnya sistem TI berbasis hybrid dan cloud, beban tim IT untuk menangani gangguan dengan cepat juga semakin besar di tengah kompleksitas yang terus meningkat,” ujar Srinivasa Raghavan, Director of Product Management, ManageEngine, melalui siaran pers pada hari Senin (23/2).

“Dengan menggabungkan kemampuan mendeteksi potensi gangguan sejak dini, menghubungkan berbagai sinyal masalah secara cerdas, serta memahami keterkaitan antarlayanan, Site24x7 membantu tim TI menembus “banjir notifikasi” untuk langsung melihat bukan hanya apa yang bermasalah, tetapi juga apa penyebabnya dan dampaknya, sehingga masalah inti bisa ditemukan lebih cepat, waktu pemulihan layanan bisa dipangkas secara signifikan, dan gangguan terhadap pengguna dapat diminimalkan,” tambahnya.

“Menangani dan menyelesaikan gangguan di lingkungan TI hybrid yang semakin kompleks bisa menjadi mimpi buruk, terlebih ketika komitmen layanan kepada pelanggan harus tetap dijaga,” ujar Pravir Kumar Sinha, pimpinan TI di Synechron, perusahaan layanan IT global sekaligus salah satu pengguna awal fitur ini.

“Dengan teknologi AIOps dari Site24x7, kami bisa menyaring hampir 90% notifikasi yang tidak relevan, menemukan sumber masalah lebih cepat, dan mempercepat proses pemulihan layanan. Hasilnya, kami dapat menjaga kualitas layanan, memangkas waktu pemulihan, dan menghadirkan pengalaman digital yang lebih andal bagi pelanggan,” jelasnya.

Hadirnya teknologi AI yang bekerja secara mandiri di Site24x7 menjadi langkah nyata menuju operasional TI yang lebih otomatis, dengan menganalisis data sistem, mengurangi beban kerja tim, dan mengubah informasi teknis menjadi panduan yang jelas dan bisa langsung ditindaklanjuti.

“Dengan lapisan pengendali dan pengamanan dari MCP, kami memastikan teknologi ini digunakan secara aman dan sesuai standar perusahaan. Ini membantu para pemimpin TI melangkah lebih percaya diri menuju cara kerja berbasis AI, lebih siap menghadapi perkembangan teknologi, dan memperkuat ketahanan layanan digital yang sangat penting bagi bisnis,” ujar Raghavan.

Kemampuan Utama Meliputi:

Pemahaman penyebab masalah yang lebih cerdas: Teknologi ini mampu mendeteksi potensi gangguan sejak dini dan menghubungkan berbagai sinyal masalah dari aplikasi, server, hingga jaringan menjadi satu gambaran utuh. Dengan begitu, tim IT bisa langsung melihat apa saja yang saling terkait dan mengetahui dari mana harus mulai menyelesaikan masalah.

AI Agents yang bisa disesuaikan dan tetap aman: Perusahaan dapat membuat dan mengatur AI Agents sesuai kebutuhan, menetapkan batasan dan aturan yang jelas, serta memberi tugas tertentu, mulai dari analisis hingga rekomendasi tindakan. Ini membantu proses penanganan gangguan menjadi lebih rapi, konsisten, dan mudah diikuti oleh seluruh tim.

Fondasi AI yang terkontrol untuk kebutuhan perusahaan: Melalui sistem pengendali MCP, perusahaan bisa menjalankan berbagai skenario berbasis AI di atas data pemantauan sistem secara aman dan terstandar. Ini memastikan AI hanya mengakses data yang diizinkan, mengikuti panduan perusahaan, serta semua aktivitasnya bisa diaudit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.