Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Lebak Terbitkan SLHS untuk 52 SPPG

📅 Senin, 23 Feb 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Dinkes Lebak Terbitkan SLHS untuk 52 SPPG Doc: ANTARA/HO-Disdik Lebak
Ket. Siswi SMK di Kabupaten Lebak, Banten mengkonsumsi makanan berkualitas, aman, sehat dan bergizi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

LEBAK -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak telah menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 52 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di daerah itu.

"Kami minta semua SPPG wajib memiliki SLHS guna memberikan makanan yang aman, sehat dan bergizi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Plt Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinkes Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Senin.

Penerbitan sertifikat tersebut diberikan setelah SPPG memenuhi seluruh persyaratan di antaranya kebersihan peralatan memasak, higienitas lingkungan dapur, hingga sistem pengelolaan limbah.

Sebab, kata dia, SPPG harus memenuhi standar higiene agar makanan tetap sehat dan tidak menimbulkan masalah dalam pembagian Makan Bergizi Gratis.

Sertifikasi itu, kata dia, untuk keamanan pangan dan perlindungan penerima manfaat, sehingga tidak menimbulkan keracunan.

Oleh karena itu, untuk penerbitan sertifikasi, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemeriksaan yang bertujuan memastikan makanan yang disajikan aman, sehat dan bergizi juga tidak menjadi media penularan penyakit.

Selain itu juga pekerja SPPG, wajib menjalani tiga jenis pemeriksaan kesehatan, yakni tes tuberkulosis (TBC), widal, dan hepatitis B.

"Kita mengapresiasi selama ini program MBG berjalan baik dan tidak ditemukan laporan keracunan," katanya.

Ketua Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak Asep Royani mengatakan saat ini jumlah SPPG yang beroperasi di daerah itu tercatat 102 unit berdasarkan laporan awal Januari 2026.

Semua SPPG wajib memiliki SLHS, karena bagian dari standar penyelenggaraan program MBG untuk meminimalkan risiko kontaminasi dan gangguan kesehatan, sekaligus membangun kepercayaan penerima manfaat dan masyarakat.

Karena itu, pihaknya minta SPPG yang belum mengantongi sertifikasi agar segera memenuhi persyaratan agar memberikan jaminan keamanan pada program MBG.

"Kami bersama satuan tugas Pemkab Lebak melakukan pengawasan produksi menu makanan di SPPG agar mereka menjaga keamanan, kesehatan dan bergizi agar tidak terkontaminasi bakteri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.