Tragis, Gajah Betina Ditemukan Tewas Terlilit Kawat Listrik di Aceh, Siapa yang Bertanggung Jawab?
📅 Minggu, 22 Feb 2026, 17:58 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Kemenhut
JAKARTA - Seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) ditemukan mati mengenaskan di area perkebunan warga di Desa Karang Ampar, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.
Gajah berjenis kelamin betina yang diperkirakan berusia 20 tahun tersebut diduga kuat tewas akibat tersengat arus listrik bertegangan tinggi pada Jumat malam (20/2). Saat pertama kali ditemukan oleh warga, kondisi satwa dilindungi tersebut masih terlilit kabel kawat pada bagian belalainya.
Dalam pernyataan diterima di Jakarta, Minggu, Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi areal perkebunan warga, Desa Karang Ampar, satu ekor gajah berjenis kelamin betina berkisar usia 20 tahun diduga mati pada Jumat malam (20/2) akibat tersengat kawat yang dialiri arus listrik bertegangan tinggi.
"Pemasangan kawat berarus listrik tegangan tinggi membawa risiko besar yang tidak hanya membahayakan satwa liar, tetapi juga keselamatan jiwa kita sendiri, keluarga, dan warga sekitar," kata Kepala BKSDA Aceh Ujang.
Dia menyebut laporan kematian satwa dilindungi tersebut diterima dari warga pada Sabtu (21/2/). Menindaklanjuti informasi tersebut, tim BKSDA Aceh bersama personel Polsek Karang Ampar, Babinkamtibmas, dan mitra WWF Indonesia langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ditemukan, belalai gajah yang menjadi korban masih dalam kondisi terlilit kawat listrik.
Saat ini, petugas telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi untuk mengamankan area. Langkah itu dilakukan sembari menunggu kedatangan tim medis yang sedang menuju lokasi untuk melaksanakan proses bedah bangkai (nekropsi) serta penguburan gajah tersebut.
Ujang Wisnu Barata kembali memberikan peringatan keras terkait peristiwa ini. Ia menekankan bahwa praktik pemasangan kawat berarus listrik tegangan tinggi sangat berbahaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!