Polres Kediri Intensif Patroli Cegah Sahur On The Road dengan Sound Horeg

Minggu, 22 Feb 2026, 13:45 WIB

KEDIRI - Aparat Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, intensif melakukan patroli sebagai upaya mencegah kegiatan sahur on the road (SOTR) yang disalahgunakan sebab menggunakan sound system besar atau sound horeg yang suaranya sangat keras.

Kasat Samapta Polres Kediri Kota AKP Priyo Hadistyo, Minggu (22/2) mengemukakan tentang larangan kegiatan SOTR selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Larangan tersebut untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus meminimalisir kriminalitas.

Ket. Foto: Aparat Polres Kediri melakukan patroli di malam hari untuk mencegah sahur on the road. — Sumber: antara foto

“Larangan SOTR ini karena bisa memicu keributan antarkelompok ketika di jalan dan lainnya," katanya dalam keterangannya di Kediri.

Ia menambahkan, polisi telah menerima aduan terkait dengan SOTR yang terjadi di sejumlah daerah wilayah Polres Kediri Kota. Polisi langsung ke lokasi serta membubarkan kerumunan massa yang ikut SOTR tersebut.

Pihaknya juga memberikan edukasi serta menghimbau warga untuk tidak melaksanakan giat SOTR menggunakan sound system yang besar karena suaranya yang keras.

Selain itu, hal ini juga menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar. Warga yang ikut keliling SOTR juga di imbau agar segera kembali ke rumah masing-masing.

"Kami mengerahkan tim dari Unit Raimas (Pengurai massa) dan unit Backbone Samapta untuk patroli SOTR setiap hari,” kata dia.

Pihaknya juga telah mengantongi data titik-titik yang rawan dijadikan jalur SOTR dan lokasi rawan tawuran. Polisi telah memetakan titik-titik tersebut dan rutin menggelar patroli.

Ia mengatakan tim melakukan patroli di lokasi yang berbeda-beda. Hal ini guna untuk memastikan seluruh titik rawan bisa terjangkau oleh tim di lapangan, sehingga keamanan selama Ramadhan tetap terjaga.

“Patroli dilakukan secara acak dan dinamis. Tim berpindah-pindah, setiap pelanggaran akan kami tindak secara tegas namun tetap humanis,” kata Priyo.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat terutama generasi muda untuk mengisi waktu sahur dengan kegiatan positif di lingkungan masing-masing tanpa harus turun ke jalan secara berkelompok.

“Tidak perlu melakukan aksi turun ke jalan. Lebih baik melaksanakan sahur di rumah atau masjid di lingkungan sendiri agar situasi tetap kondusif,” kata dia.

Sementara itu, jajaran polsek juga menggelar patroli mencegah SOTR termasuk yang dilakukan oleh Polsek Pesantren Kota Kediri.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi mengatakan patroli dilakukan di titik kerumunan massa seperti Simpang Empat Rumah Sakit Baptis dan Simpang Empat Bence.

Ia mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan menjelang waktu sahur.

"Kegiatan harkamtibmas (Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat) dan cipta kondisi ini kami laksanakan untuk mengantisipasi balap liar, sahur on the road, serta mencegah tindak kejahatan jalanan seperti curat (pencurian dengan pemberatan), curas (Pencurian dengan kekerasan), dan curanmor (Pencurian kendaraan bermotor)," ujar Siswandi.

Ia menambahkan kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menekan potensi pelanggaran hukum yang kerap terjadi pada dini hari.

  • patroli
  • Sound Horeg
  • Polres Kediri
  • Sahur on the Road (SOTR)

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.