Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalur Banjarwangi Selatan Garut yang Tertutup Longsor Kembali Normal

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 16:13 WIB | Oleh:
Jalur Banjarwangi Selatan Garut yang Tertutup Longsor Kembali Normal Doc: ANTARA/HO-Polres Garut
Ket. Sejumlah personel kepolisian dan warga membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan di wilayah Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026) malam.

GARUT -- Jalur utama Banjarwangi-Singajaya wilayah selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang sempat tertutup material tanah longsor kembali normal setelah kepolisian dan unsur terkait lainnya sigap membersihkan material longsoran tersebut.

"Akses jalan kembali normal setelah dilakukan evakuasi material tanah longsor yang menutup sebagian badan jalan," kata Kepala Polsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan di Garut, Minggu.

Ia menuturkan, hujan deras mengguyur wilayah selatan Garut menjadi pemicu terjadi tanah longsor di Jalan Banjarwangi–Singajaya tepatnya di Kampung Burujul, Desa/Kecamatan Banjarwangi, Sabtu (21/2) malam.

Apalagi jalur tersebut, kata dia, merupakan daerah rawan bencana longsor, sehingga jajarannya siap siaga ketika terjadi hujan deras untuk melakukan penanganan cepat apabila terjadi longsor menimbun jalan.

"Kejadian longsor sekitar pukul 22.00 WIB, anggota Polsek Banjarwangi bersama masyarakat langsung melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat manual," katanya.

Ia menyebutkan bencana tanah longsor itu menyebabkan setengah badan jalan tertutup material longsor dengan lebar dan panjang sekitar 3 meter dan ketebalan material sekitar 1 meter.

Material longsoran tanah itu, kata dia, mengganggu arus lalu lintas kendaraan dan membahayakan pengendara apabila tidak segera dibersihkan.

"Saat ini, jalan tersebut sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," katanya.

Ia mengimbau masyarakat terutama pengendara untuk selalu waspada dan hati-hati saat melintasi jalur Banjarwangi karena daerah rawan longsor saat musim hujan.

"Masyarakat tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.