Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lompatan Ekonomi Situbondo di Tengah Efisiensi anggaran

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 12:05 WIB | Oleh:
Lompatan Ekonomi Situbondo di Tengah Efisiensi anggaran Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo didampingi Wakil Bupati Ulfiyah dan pimpinan OPD.

Situbondo -- Kepemimpinan Bupati Situbondo, Jawa Timur, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan wakilnya Ulfiyah, genap satu tahun, sejak dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025.

Sejak dilantik itu pula, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo yang sama-sama kelahiran 1984 ini (41), mulai mengabdikan dirinya untuk membawa "Kota Santri" itu menjadi lebih baik, maju, dan masyarakatnya juga sejahtera, dengan jargon "Situbondo Naik Kelas".

Gaya kepemimpinan Bupati Rio dan Wabup Ulfiyah, memulai dari mengubah pola berpikir warga masyarakatnya, diiringi dengan berbagai terobosan dan implementasi solusi kreatif, serta transformasi guna memecahkan permasalahan yang kompleks.

Pada Juli 2025, atau empat bulan menakhodai kabupaten dengan penduduk sekitar 700.000 jiwa ini, Bupati Rio dan Wabup Ulfiyah, mendeklarasikan Situbondo sebagai "Kabupaten UMKM", dan saat itu dihadiri oleh Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Helvi Y Moraza.

Bupati Rio punya keyakinan bahwa pengembangan UMKM merupakan kunci utama untuk menurunkan angka kemiskinan di daerah itu.

Ketika pemerintah pusat mengambil kebijakan efisiensi anggaran, UMKM diyakini menjadi juru selamat daerahnya, yang sebelumnya biasa saja, kini, bisa naik kelas.

Seiring waktu, pascadeklarasi Situbondo sebagai "Kabupaten UMKM", pelaku UMKM tumbuh signifikan, bahkan, kini mencapai sekitar 38 ribu, dari sebelumnya sekitar 30 ribu.

Kebijakan Kabupaten UMKM bukan slogan semata, melainkan komitmen pemerintah daerah setempat memberikan kemudahan perizinan, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil, termasuk memfasilitasi akses permodalan, dan pelatihan pemasaran digital.

Sebaiknya Anda baca juga:

Tumbuh kembang UMKM Situbondo berdampak kepada pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2025.

Pertumbuhan ekonomi Situbondo pada triwulan II/2025 (April, Mei, Juni) mencapai 5,95 persen, dan pada triwulan III/2025 kembali naik menjadi 6,16 persen.

Pada triwulan III/2025, ekonomi di kabupaten wilayah tapal kuda itu tumbuh 6,16 persen, lebih tinggi dari capaian Provinsi Jatim dan nasional. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jatim pada triwulan III/2025 di angka 5,22 persen, sedangkan capaian rata-rata nasional berada di 5,04 persen.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Situbondo menyebutkan, berkembangnya pengusaha UMKM juga berdampak pada menurunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Situbondo, dari 3,15 persen pada 2024 menjadi 3,02 persen pada tahun 2025.

Menurunnya angka pengangguran terbuka mencerminkan meningkatnya kemampuan pasar kerja di daerah itu dalam menyerap tenaga kerja baru.

Program "Situbondo Investor Day" yang digagas Bupati Rio dan Wabup Ulfiyah, menjadi gerbang investasi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.