Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Status Siaga Darurat Berlaku, Penanganan Karhutla Riau Diperkuat

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Status Siaga Darurat Berlaku, Penanganan Karhutla Riau Diperkuat Doc: Antara
Ket. Tim BPBD Sukamara bersama Manggala Agni DAOPS Kalimantan III/Pangkalan Bun dan KPHP Sukamara Lamandau saat memadamkan karhutla di wilayah Sukamara beberapa waktu lalu.

Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan terus bersiaga selama bulan Ramadhan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan termasuk di Riau.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Ditjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut Thomas Nifinluri dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat (20/2), mengatakan Manggala Agni bersama dengan TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta para masyarakat peduli api (MPA) masih berada di lapangan untuk mengendalikan kebakaran hutan di sejumlah titik termasuk di wilayah Riau yang sudah menetapkan status siaga darurat karhutla.

"Meskipun dalam masa Ramadhan, Manggala Agni dan para petugas di lapangan tetap siap siaga dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan," kata Thomas.

Secara khusus, dia berharap dengan penetapan status siaga darurat karhutla melalui SK Nomor 102/2026 berlaku 13 Februari hingga 30 November 2026, maka seluruh pihak terkait akan tetap bersiaga menghadapi potensi yang ada.

Dari pihak Kemenhut sendiri juga sudah mengerahkan Manggala Agni untuk memadamkan api. Termasuk mengirimkan tenaga tambahan dari Daops Manggala Agni Bukit Tempurung Jambi yang saat ini berada di Dumai, Riau untuk menangani kebakaran hutan.

Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, TNI, POLRI, BPBD, dan para pihak terkait memprioritaskan pelokalisiran api agar tidak meluas serta mencegah potensi bencana asap yang dapat berdampak ke wilayah permukiman di Riau.

Titik kebakaran di wilayah itu terbagi di beberapa kabupaten seperti Kampar, Bengkalis, Siak, dan Pelalawan dengan status lahan beragam, meliputi Hutan Produksi, Hutan Produksi Konversi, Kawasan Konservasi dan Areal Penggunaan Lain.

Sebagian lokasi berada dekat kebun sawit masyarakat maupun perusahaan serta berdekatan dengan area perumahan dan kavling.

Operasi modifikasi cuaca (OMC) juga sudah dilakukan di wilayah Riau. Salah satunya dilakukan di Kabupaten Siak dan Bengkalis yang menyemai 3 ton garam untuk membantu upaya pemadaman di darat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.