Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SPPG Harus Menjaga Kualitas Makanan Selama Ramadan

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
SPPG Harus Menjaga Kualitas Makanan Selama Ramadan Doc: Antara
Ket. Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menghadiri pertemuan pembinaan bagi ahli gizi dan mitra SPPG di Ruang Penjawi Setda Kabupaten Pati, Kamis (19/2/2026).

Kudus - Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengingatkan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada siswa selama bulan suci Ramadan.

"Karena selama puasa yang diberikan berupa makanan kering, sehingga seluruh pengelola dan mitra agar lebih teliti dalam memastikan masa kedaluwarsa produk makanan kering serta menjaga kualitas penyimpanan sebelum didistribusikan," kata Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri pertemuan pembinaan bagi ahli gizi dan mitra SPPG di Pati, Kamis.

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan, katanya, SPPG akan memberikan paket menu berupa makanan kering kepada para penerima manfaat.

Untuk itu, pengawasan terhadap masa kedaluwarsa dan sistem penyimpanan harus dilakukan secara ketat guna mencegah risiko gangguan kesehatan.

Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi, evaluasi, serta peningkatan kualitas layanan pemenuhan gizi kepada masyarakat.

Ia menegaskan pembinaan ini penting untuk memastikan seluruh pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar, mulai dari aspek keamanan pangan, kualitas menu, hingga proses penyajian dan distribusi.

Ia menyinggung adanya kejadian keracunan yang sempat terjadi pada Kamis (12/2) di salah satu SMK negeri dengan jumlah terdampak sekitar 26 orang. Peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius sekaligus bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Chandra menekankan pentingnya menjaga nama baik dan kualitas pelaksanaan program MBG di lapangan sehingga seluruh pihak memperhatikan setiap tahapan pelaksanaan.

"SPPG harus benar-benar dijaga pelaksanaannya. Jangan sampai program ini tercoreng oleh hal-hal yang tidak baik. Selain itu, proses penyajian juga harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjamin," ujarnya.

Pertemuan pembinaan ini juga menjadi forum penguatan kapasitas bagi para ahli gizi dan mitra SPPG, mulai dari perencanaan menu, pengolahan, pengemasan, distribusi, hingga monitoring konsumsi secara berkala.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, evaluasi, serta pengarahan kepada seluruh peserta sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi yang aman, sehat, dan tepat sasaran di Kabupaten Pati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.