Berpotensi Melemah Lanjutan, 19 Desember 2026
📅 Kamis, 19 Feb 2026, 08:35 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Rabu (18/2), bergerak melemah 47 poin atau 0,28 persen menjadi 16.884 rupiah per dollar AS dari sebelumnya 16.837 rupiah per dollar AS. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan kurs rupiah seiring sikap skeptis pasar terhadap perundingan Iran dengan Amerika Serikat (AS).
Untuk perdagangan Kamis (19/2), Ibrahim memperkirakan rupiah masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas di kisaran 16.880 - 16.920 rupiah per dollar AS.
“Walaupun Iran dan AS mencapai kesepahaman pada hari Selasa (17/2) mengenai ‘prinsip-prinsip panduan’ utama dalam pembicaraan yang bertujuan untuk menyelesaikan perselisihan nuklir mereka yang telah berlangsung lama, tetapi itu tidak berarti kesepakatan akan segera tercapai, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi,” ungkapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Proses perundingan antara kedua negara tersebut dipantau ketat oleh pasar energi karena Iran adalah produsen minyak utama dan terletak di sepanjang Selat Hormuz yang sangat penting secara strategis, yakni jalur air sempit yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak global setiap harinya.
Risiko militer disebut tetap tinggi pasca laporan pada Senin (16/2) bahwa Garda Revolusi Iran melancarkan latihan di Selat Hormuz, karena pasukan AS tetap ditempatkan secara besar-besaran di seluruh Timur Tengah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!