Menjaga Tradisi 'Meugang' Sehari Jelang Ramadan Tetap Lestari Pascabencana
📅 Rabu, 18 Feb 2026, 18:33 WIB | Oleh: Opik
Tali kasih pascabencana
Tali kasih yang terulur memberi kesempatan bagi masyarakat terdampak bencana untuk menjalankan tradisi meugang menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Sementara para pengungsi berupaya untuk memulihkan aktivitas perekonomian mereka, bantuan berupa sapi maupun kambing datang guna menjaga tradisi meugang tetap lestari.
Kepala Dusun Lhok Pungki Firmadi mengapresiasi bantuan berupa daging yang disalurkan oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) asal Malaysia, yang lekas dimasak untuk disantap bersama pengungsi lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perasaan serupa diungkapkan oleh Kepala Desa Krueng Lingka Efendi Noerdin yang menerima bantuan sapi dari Presiden Prabowo Subianto, juga dari Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK). Desa Krueng Lingka berlokasi di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.
Bantuan demi bantuan memungkinkan para orang tua menyajikan sepiring masak merah untuk anak-anak mereka di pengungsian.
Aroma kari yang begitu gurih menarik minat mereka yang kelaparan. Anak-anak yang sedari awal telah menyaksikan proses memasak masak merah pun merapat dengan semangat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Senyuman lebar yang terlukis di wajah anak-anak, kala sibuk bertukar canda satu sama lain menjadi pelipur lara pada tradisi meugang pascabencana banjir dan tanah longsor.
Seketika itu pula, kehangatan kembali menyelimuti hati.
Sebelum melahap sepiring masak merah, doa dipanjatkan untuk masa depan yang lebih baik.
Semoga Aceh lekas pulih. Semoga Aceh lekas bangkit. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!