Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MBG Bikin Harga Ayam Stabil, Bukan Naik.

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 11:33 WIB | Oleh:
MBG Bikin Harga Ayam Stabil, Bukan Naik. Doc: Antara Foto
Ket. Siswa sekolah dasar di Lampung Tengah sedang menikmati makanan yang disiapkan dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memicu kenaikan harga daging ayam ras di pasar.

Ditemui di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Rabu, Budi menyampaikan, program tersebut membuat produksi menjadi lebih terukur lantaran adanya kepastian permintaan, sehingga harganya cenderung stabil.

Menurutnya, fluktuasi harga ayam sebelumnya lebih banyak dipengaruhi oleh naik-turunnya permintaan pasar. Ketika permintaan tidak menentu, produksi ikut menyesuaikan sehingga harga mudah bergejolak.

"Kalau dulu harga naik-turun karena permintaannya naik-turun. Permintaan naik turun, harga menjadi naik-turun. Justru sekarang ketika permintaan itu grafiknya begini (naik), ada kepastian. Justru produksi itu ngikutin ya, linear gitu, ngikutin permintaan sehingga harga malah cenderung stabil," kata Budi.

Ia meminta publik melihat kondisi harga secara menyeluruh. Menurutnya, tidak ada lonjakan harga ayam yang terjadi secara tiba-tiba akibat pelaksanaan MBG.

"Apakah terus tiba-tiba harga melonjak karena MBG? Kan nggak ada, semua harga kan bagus juga," ujarnya.

Mendag mengatakan telah berdiskusi dengan pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan produsen ayam. Dari hasil pertemuan tersebut, pelaku usaha menyampaikan bahwa kepastian permintaan dari program MBG justru membantu mereka meningkatkan produksi secara konsisten.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, pemerintah memastikan pemantauan harga dan pasokan tetap dilakukan untuk menjaga stabilitas, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri.

"Ini justru bagus, karena kami produksinya terus meningkat, dan pasti karena permintaan menjadi pasti. Kalau dulu, permintaan naik-turun kan tergantung pasar," imbuhnya.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 13 Februari 2026, harga daging ayam ras tercatat sebesar Rp40.259 per kilogram. Telur ayam ras Rp30.570 per kilogram, besar medium Rp13.640 per kilogram, Minyakita Rp16.020 per liter, serta cabai rawit Rp73.609 per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.