Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Ramadhan 1447 H, Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramat Jati Sempat Melonjak hingga Rp70 Ribu sebelum Mulai Turun

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 16:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Ramadhan 1447 H, Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramat Jati Sempat Melonjak hingga Rp70 Ribu sebelum Mulai Turun Doc: Antara
Ket. Penjual cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (18/2).

Jakarta - Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, sempat mengalami lonjakan cukup signifikan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

"Beberapa minggu terakhir, cabai rawit merah memang sempat naik cukup tinggi karena suplai dari daerah belum ideal. Tapi sekarang sudah mulai turun," kata Manager Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (18/2).

Kenaikan harga tersebut terjadi dalam beberapa pekan terakhir akibat terbatasnya pasokan dari daerah sentra produksi yang terdampak cuaca ekstrem.

Kondisi ini sempat membebani pedagang dan konsumen, terutama saat permintaan mulai meningkat. Apalagi cabai merupakan komoditas yang paling cepat bereaksi terhadap perubahan pasokan.

Pada masa puncak kenaikan, harga cabai rawit merah sempat menembus kisaran Rp70 ribu per kilogram (kg). Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.

Waktu itu sempat di sekitar Rp70 ribuan perkilogram. "Ini karena pasokan yang masuk ke pasar induk memang berkurang," katanya.

Lonjakan harga tersebut turut dirasakan oleh pedagang eceran dan pelaku usaha kuliner yang bergantung pada pasokan cabai setiap hari.

Selain itu, Agus menjelaskan, salah satu faktor utama yang menyebabkan pasokan cabai menurun adalah kondisi cuaca yang tidak menentu di daerah penghasil.

"Di beberapa wilayah sedang mengalami cuaca ekstrem. Petani jadi kesulitan melakukan pemetikan karena khawatir hasil panen rusak," katanya.

Akibat tertundanya proses panen, jumlah cabai yang dikirim ke Jakarta berkurang, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang di pasar.

Selain itu, memasuki H-1 Ramadhan, kondisi pasokan mulai membaik. Sejumlah daerah sentra produksi telah memasuki masa panen dan kembali melakukan pemetikan.

"Sekarang ini sudah mulai banyak daerah yang panen. Barang mulai masuk lagi sehingga harga turun sekitar Rp2.000 sampai Rp3.000," katanya.

Saat ini, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati berada di kisaran Rp68 ribu per kilogram.

Pengawasan Diperketat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.