Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Semarang Akibatkan 53 Pohon Tumbang  

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hujan Deras dan Angin Kencang di Semarang Akibatkan 53 Pohon Tumbang   Doc: Antara
Ket. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Endro P Martanto.

Semarang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat 53 kejadian pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah setempat, Rabu.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martanto, di Semarang, Rabu, menyebutkan pihaknya mencatat 87 kejadian bencana tersebar di hampir di seluruh penjuru kota, dan 53 di antaranya merupakan kejadian pohon tumbang.

"Hujan lebat dengan intensitas tinggi dan angin kencang mengakibatkan beberapa area terdampak tanah longsor, atap roboh, dan pohon tumbang," katanya.

Bahkan, kejadian pohon tumbang mengakibatkan satu korban jiwa, yakni terjadi di Jalan Bendungan Raya No. 1.078 C, Barusari, Kecamatan Semarang Selatan, menimpa empat orang yang sedang melintas.

"Di lokasi tersebut, pohon menimpa empat korban. Kondisinya satu orang tidak sadar, satu luka-luka, satu anak kecil, serta satu ibu meninggal dunia," katanya.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Wulan Dewi Ramadhan, seorang ibu rumah tangga asal Dukuh Rejosari, Ngijo, Gunungpati.

Menurut dia, peristiwa itu menambah duka di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kota Semarang.

Selain pohon tumbang, BPBD juga mencatat 31 kejadian atap rumah roboh, termasuk kerusakan pada reklame dan dinding bangunan.

Kemudian, tanah longsor yang terjadi di beberapa titik rawan seperti Tinjomoyo, Rowosari, dan Tembalang.

Ia memastikan tim BPBD bergerak cepat melakukan pendataan dan penanganan darurat di lapangan.

Petugas memasang terpal pada area terdampak longsor dan bangunan yang rusak untuk mencegah kerusakan lanjutan.

"Kami sudah melakukan pendataan dan pemasangan terpal di beberapa titik tanah longsor dan puting beliung. Beberapa wilayah juga sempat tergenang, namun air mulai berangsur surut," katanya.

Dalam beberapa hari terakhir, kata dia, Kota Semarang memang menghadapi ancaman cuaca ekstrem berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Berdasarkan perkiraan, kata dia, potensi bencana hidrometeorologi masih akan berlangsung hingga akhir Februari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.