Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendikdasmen: Program Makan Bergizi Gratis Investasi Indonesia Emas 2045

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendikdasmen: Program Makan Bergizi Gratis Investasi Indonesia Emas 2045 Doc: Antara
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu'ti (ketiga kiri) memberikan cendera mata kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya dalam peresmian SPPG Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara di Kampus IV UMSU, Percut Seituan, Deli Serang, Sumatera Utara, Senin (16/2).

Medan - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menyatakan, bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi masa depan Indonesia.

"Generasi kuat Indonesia Emas 2045 adalah mereka yang saat ini masih belajar di TK, SD, SMP, dan SMA hingga anak yang masih dalam kandungan atau ibu hamil," ucap Abdul Mu'ti didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya usai peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Kampus IV UMSU, Percut Seituan, Deli Serang, Sumatera Utara, Senin (16/2).

Mendikdasmen mengatakan, banyak penelitian yang menunjukkan perkembangan manusia sangat ditentukan oleh tiga tahapan.

Tahap pertama adalah masa di dalam kandungan. Kedua masa golden age, yakni sejak lahir hingga usia lima tahun. Ketiga, masa pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya.

"Itulah masa-masa penting. Di situlah gizi diperlukan. Ketika MBG menyasar ibu menyusui dan ibu hamil, golden age berada pada masa itu. Ini adalah investasi yang luar biasa,” kata Abdul Mu’ti.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengajak seluruh pihak terkait untuk memperluas pelayanan makan bergizi gratis hingga menyasar balita dan ibu hamil.

Menurut Surya, sesungguhnya kualitas suatu daerah 10 hingga 20 tahun mendatang tidak ditentukan oleh apa yang dibangun hari ini.

"Tetapi bagaimana anak-anak kita tumbuh. Hari ini anak yang sehat akan belajar lebih baik, anak yang cukup gizi akan berpikir lebih kuat, dan generasi yang kuat membangun bangsa yang kuat. Inilah esensi dari program MBG," katanya.

Surya juga mengajak seluruh pihak bersama-sama melakukan tiga hal, yakni menggunakan bahan pangan daerah sendiri, sehingga manfaat ekonomi kembali ke masyarakat.

Kedua, lanjut dia, menjaga kualitas makanan agar anak-anak tidak hanya kenyang, tetapi juga sehat. Ketiga, melakukan pengawasan bersama secara terbuka dan berkelanjutan, terakhir mempercepat pembangunan SPPG di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Sebab, dikatakan Surya, program MBG selaras dengan arah pembangunan daerah, yakni kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumut yang unggul, maju, dan berkelanjutan.

"Unggul bukan hanya soal infrastruktur, dan bukan pula semata-mata soal ekonomi. Karena itu, program pemenuhan gizi menjadi investasi pembangunan pendidikan, kesehatan, dan juga ekonomi," ujar Surya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Luar Negeri
Aset Beku Iran Cair, Trump ...
Nasional
Kemenbud Dorong Pelurusan S...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.