Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Akan Bongkar Gapura di Perbatasan Kota/Kecamatan, Wajib Pakai Ornamen Betawi

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 19:48 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Akan Bongkar Gapura di Perbatasan Kota/Kecamatan, Wajib Pakai Ornamen Betawi Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Ketua Dewan Adat Fauzi Bowo alias Foke menyematkan pin kuku macan kepada Gubernur DKI Jakarta terpilih Pramono Anung yang menyimbolkan gelar kehormatan adat Betawi di Pondok Pesantren Putra Al Hamid Putra, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (1/2).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera merealisasikan rencana perombakan gapura batas kota hingga kecamatan yang ada Jakarta agar lebih memperlihatkan nuansa Betawi dan mewajibkan pemakaian ornamen Betawi. 

“Segera dimulai. Karena kemarin kan anggaranya baru, anggaran tahun ini, tahun 2026,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Jakarta Pusat, Minggu (15/2).

Pramono mengatakan, nantinya beberapa papan iklan (billboard), batas-batas kecamatan hingga tempat-tempat utama seperti Blok M, Pasar Baru, Pecinan Glodok dan sebagainya akan dihiasi ornamen Betawi.

Di sisi lain, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB) Fauzi Bowo menilai bahwa rencana tersebut merupakan peluang emas yang diberikan oleh Gubernur Jakarta kepada masyarakat Betawi.

“Jadi kalau kaum Betawi tidak bisa memanfaatkan ini, yang salah bukan dia. Yang salah bukan pemerintah provinsi. Yang salah adalah orang Betawi,” katanya.

Karena itu, eks Gubernur Jakarta yang akrab disapa Foke itu mengimbau agar seluruh kaum Betawi dapat bersatu.

Dengan demikian, diharapkan warga Betawi bisa menyusun strategi dan merespon apa yang diharapkan oleh Gubernur Jakarta saat ini.

Sebelumnya, Pramono mengatakan bahwa pihaknya bakal merombak gapura batas kota hingga kecamatan yang ada Jakarta agar lebih memperlihatkan nuansa Betawi dan mewajibkan pemakaian ornamen Betawi.

"Nanti saya akan rombak gapura batas kota, batas kecamatan, seluruhnya harus ada ornamen Betawi," kata Pramono.

Pramono menyebutkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 pasal 31 ayat 1 tentang Prioritas Adat di Jakarta Setelah Tidak Menjadi Daerah Khusus Ibu Kota, prioritas utamanya adalah Betawi. "Jadi tidak boleh setengah-setengah," ujarnya.

Bahkan, Pramono juga menyebut telah menyiapkan arsitek terbaik di Jakarta untuk membuat konsep ulang desain penanda batas wilayah tersebut.

"Saya bilang warnanya harus Betawi, sekarang warnanya tanggung, Betawi kagak, nasional kagak. Saya ingin memberikan warna Betawi yang sebenar-benarnya," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Jumlah Korban Tewas Akibat ...

Piala Dunia, Argentina Lolos ke Semifinal Hadapi Inggris

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Argentina Lolo...

Piala Dunia, Julian Alvarez Getarkan Jala Swiss Menit 111

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Julian Alvarez...
Daerah
Revitalisasi Sekolah di Lom...
Olahraga
Piala Dunia, Argentina Lawa...
Nasional
BPH Migas Temukan Dugaan Pe...
Olahraga
Federasi Sepak Bola Italia ...
Piala Dunia, Argentina Lolos ke Semifinal Hadapi Inggris

Piala Dunia, Argentina Lolos ke Semifinal Hadapi Inggris

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.