- Home
-
- Megapolitan
-
- Imbas Relokasi Pasar Tumpa...
Imbas Relokasi Pasar Tumpah SGC, Dishub Bekasi Siapkan Manajemen Lalu Lintas
Minggu, 15 Feb 2026, 18:17 WIBKABUPATEN BEKASI - Usai relokasi pasar tumpah di Jalan RE Martadinata dan Kapten Sumantri atau area Sentra Grosir Cikarang (SGC), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyiapkan manajemen teknis lalu lintas sebagai langkah strategis mengoptimalkan fungsi jalan.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Agus Budiono mengatakan relokasi pedagang pasar tumpah pada area tersebut dinilai sebagai solusi untuk mengembalikan fungsi badan jalan secara optimal sekaligus memperlancar arus kendaraan di titik yang selama ini menjadi simpul kemacetan itu.
"Kami menyiapkan manajemen teknis lalu lintas mencakup rekayasa lalu lintas, perbaikan penerangan jalan umum hingga penataan sarana parkir bagi pengunjung," katanya di Cikarang, Sabtu (14/2).
Ia menjelaskan, saat ini pemasangan pembatas jalan telah dilakukan dan akan dilanjutkan dengan penataan kembali pada area sekitar lokasi relokasi. Selain itu, perbaikan penerangan jalan umum yang mengalami kerusakan.
"Kami sudah melakukan perbaikan penerangan jalan, namun ada beberapa yang memang membutuhkan penggantian suku cadang. Proses pengadaan suku cadang sedang berjalan untuk pemeliharaan," katanya.
Pihaknya juga akan melakukan penataan parkir bagi pengunjung pasar tumpah. Untuk sementara, area parkir memanfaatkan satu lajur jalan namun ke depan akan diarahkan ke trotoar dengan tetap mempertahankan fungsi pejalan kaki.
"Parkir akan kami naikkan ke trotoar, tapi tetap memberikan ruang bagi pejalan kaki. Ini bagian dari dukungan fasilitas bagi pengunjung pasar," ujarnya.
Agus mengungkapkan penataan wajah Cikarang khususnya pada koridor Jalan Kapten Sumantri menjadi penekanan khusus sebagaimana instruksi Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja.
"Kami sudah koordinasi dengan dinas teknis lain. Bina Marga akan fokus ke penataan fisik jalan dengan perbaikan dan perawatan jalan sementara kami melakukan manajemen teknis lalu lintas," katanya.
Pemerintah daerah berharap relokasi pedagang pasar tumpah sebagai respons terhambatnya dua lajur jalan akibat aktivitas perniagaan itu mampu mengembalikan fungsi jalan secara optimal demi kelancaran mobilitas masyarakat.
"Dengan begitu, pengendara baik roda dua maupun empat dapat kembali berkendara secara aman dan nyaman tanpa terganggu aktivitas perdagangan yang selama ini menjadi faktor penyebab kemacetan di ruas tersebut," kata dia. Ant
- Dishub Bekasi
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.