Biar Desa Makin Mandiri, Torasera Masuk Probolinggo Perkuat Koperasi
📅 Minggu, 15 Feb 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis“Melalui Torasera, produk-produk masyarakat desa dapat dihimpun, dikelola, dan didistribusikan secara lebih luas. Ini akan mendorong perputaran ekonomi di desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya transformasi masyarakat desa dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku ekonomi.
Pemerintah telah menyiapkan dukungan pembiayaan melalui berbagai instrumen, termasuk Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), serta dukungan lintas kementerian dan lembaga.
Ia mengatakan penguatan koperasi desa merupakan bagian dari upaya mengembalikan sistem ekonomi nasional pada nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi cita-cita para pendiri bangsa.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Koperasi adalah instrumen utama untuk memastikan ekonomi berpihak kepada rakyat. Kita ingin memastikan perputaran ekonomi terjadi di desa, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Selain itu, Menkop juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor pesisir, termasuk penyediaan infrastruktur seperti pabrik es dan sarana pendukung bagi nelayan di wilayah Probolinggo.
Ia berharap Torasera Nurja Berkah dapat menjadi percontohan nasional dalam pengembangan koperasi berbasis pesantren dan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Semoga Torasera ini menjadi usaha yang berkah, berkembang, dan menjadi bagian penting dalam penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” katanya.
Sementara Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo, Fahmi Abdul Haq Zaini menjelaskan kehadiran Torasera Nurja Berkah akan menjadi pendukung bisnis bagi ekososistem Kopdes Merah Putih di Kabupaten Probolinggo, khususnya wilayah Paiton.
Ia berharap dapat mendorong produk-produk unggulan Kabupaten Probolinggo agar dikenal lebih luas oleh masyarakat.
"Tentu keberadaan Torasera itu juga bukan sekedar pusat perbelanjaan tetapi juga merupakan wujud nyata kemandirian ekonomi pesantren serta kontribusi pesantren dalam memperkuat ekonomi keumatan,” katanya.
Sementara itu Kepala Ponpes Nurul Jadid Abdul Hamid Wahid mengatakan Torasera itu tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga sentra perekonomian masyarakat sekitar.
“Lebih dari itu, kami bercita-cita menjadikan sebagai bisnis hub yang menyokong beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih khususnya di wilayah Paiton dan sekitarnya,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!