Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Komitmen Dukung Pemerintah Capai Swasembada Energi

📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina Komitmen Dukung Pemerintah Capai Swasembada Energi Doc: Pertamina
Ket. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri (tengah) bersama jajaran direksi lainnya memaparkan materi pada rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Kamis (11/2/2026).

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya mendukung Astacita pemerintah dalam pencapaian swasembada energi dan penguatan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi berkelanjutan.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (14/2), menyampaikan sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina terus meningkatkan layanan energi kepada masyarakat, termasuk melalui penguatan struktur bisnis.

Menurut dia, salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah integrasi bisnis hilir melalui pembentukan Subholding Downstream guna memperkuat rantai pasok, meningkatkan efisiensi, serta memastikan ketahanan (resiliency) operasional jangka panjang.

"Melalui dukungan berbagai pihak dan setelah melalui pertimbangan yang matang, kami melakukan integrasi bisnis hilir melalui Subholding Downstream untuk memperkuat sistem distribusi energi nasional," ujar Simon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR di Jakarta, Kamis (11/2/2026).

RDP juga membahas peran Pertamina dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi di Sumatra serta partisipasi dalam Program Koperasi Desa Merah Putih.

Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem distribusi energi di desa dan memastikan akses energi yang merata.

"Pertamina melakukan koordinasi lintas pemangku kepentingan agar program berjalan tertib, tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat," tambah Simon.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid menyampaikan temuan lapangan saat inspeksi mendadak di SPBU Km 13, Kecamatan Balikpapan Utara, yang mana antrean truk beroda 10 hendak mengisi solar subsidi.

Setelah ditelusuri, kendaraan tersebut seharusnya mengisi solar industri atau tidak mendapatkan subsidi.

Berdasarkan regulasi, solar subsidi diperuntukkan bagi angkutan umum dan kendaraan pengangkut bahan pokok tertentu.

"Antrean sengaja dilakukan bukan karena pasokan atau pelayanan Pertamina kurang, namun mereka sengaja mengantre untuk mengambil selisih dari harga solar subsidi, sehingga berapapun (solar subsidi) yang dikirim Pertamina, pasti akan habis,” ujar Nurdin.

Sementara, Wakil Ketua Komisi VI DPRI Andre Rosiade mengapresiasi gerak cepat Pertamina dalam menangani penyaluran energi di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

"Saya ucapkan terima kasih atas gerak cepat Pertamina membantu permasalahan bencana di Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara. Saya merasakan betul, pengiriman BBM direspons dengan cepat oleh Pertamina. Pertamina merupakan salah satu BUMN yang responsif," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Negara G7 Mengutuk Serangan...
Luar Negeri
Korsel Desak Penghentian Pr...
Luar Negeri
California Umumkan Darurat ...
Luar Negeri
Topan Dujuan Terjang Wilaya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.