Buka Festival Imlek, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen Jakarta Jadi Kota Global Inklusif
📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Beritajakarta
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga telah menyiapkan rangkaian acara Festival Imlek Jakarta 2026. Kegitan resmi dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (13/2).
Pramono menyampaikan, rangkaian festival ini merupakan bukti nyata komitmen Jakarta untuk bertransformasi menjadi kota global yang inklusif bagi siapapun dan semua agama yang diakui pemerintah.
"Jakarta hari ini memulai sesuatu yang baru yaitu dengan adanya Festival Imlek Jakarta tahun 2026 di berbagai tempat di Jakarta," ujar Pramono.
Ia menyampaikan, warga Tionghoa mempunyai kontribusi besar dalam perkembangan adat Betawi. Akulturasi yang terjadi di Jakarta ini menjadikan ibu kota penuh warna. Hal ini terlihat dari berbagai tradisi dan budayanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pramono mengatakan, perayaan tahun ini mengusung harapan agar masyarakat dapat melewati Tahun Kuda Api dengan keberuntungan, keamanan, dan keberanian untuk berbuat lebih baik.
Salah satu momen menarik dalam acara ini adalah penampilan Simfoni Imlek Jakarta, di mana terdapat paduan suara berasal dari berbagai latar belakang suku, termasuk Jawa dan Sunda yang membawakan lagu-lagu Mandarin.
Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan rangkaian acara menarik seperti Lomba Dekorasi Imlek Jakarta mulai hari ini hingga 17 Februari 2026 yang diikuti oleh 98 gedung di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian Festival Pecinan Jakarta yakni pada 15-17 Februari di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah dan acara Harmoni Jakarta yang berkolaborasi dengan Jakarta City Branding pada 15-17 di Blok M Hub.
Selanjutnya, yakni Semarak Imlek Nasional yang berkolaborasi dengan pemerintah pusat dengan menampilkan pertunjukan video mapping di Monumen Nasional.
Pemprov DKI juga akan menyelenggarakan acara Jakarta Light Festival Chinese New Year Edition pada 16 dan 17 di Kota Tua Jakarta, serta Festival Kelenteng Jakarta di mana seluruh kelenteng akan dilombakan.
"Yang terakhir adalah acara Cap Go Meh pada tanggal 3 Maret 2026 ini di Pecinan Glodok," ucap Pramono.
Pramono menambahkan, acara ini berlangsung atas kerja sama semua pihak, terutama Pemprov DKI Jakarta, BUMD, pemerintah pusat, dan sejumlah BUMN dan juga pihak swasta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!