Akses Terputus Kini Tersambun, Lihat Aksi Pasukan Zeni TNI 'Sulap' Jembatan Bener Meriah
📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 19:00 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Penerangan Kodam IM
BANDA ACEH - Harapan warga Desa Tawar Bengi, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah untuk kembali terhubung dengan wilayah luar mulai menemui titik terang. Personel gabungan dari Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda (IM) tengah bekerja ekstra mempercepat pembangunan jembatan tipe armco yang sempat hancur akibat bencana hidrometeorologi.
Hingga Sabtu (14/2), progres perakitan struktur jembatan dilaporkan telah mencapai 50 persen, membawa optimisme baru bagi pemulihan mobilitas logistik, pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat setempat.
Pembangunan jembatan sekaligus membuka kembali jalur transportasi masyarakat pascabencana yang sebelumnya mengalami gangguan akibat kerusakan jembatan lama.
Hingga saat ini, progres perakitan jembatan armco telah mencapai sekitar 50 persen. Pekerjaan tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh personel gabungan TNI yang terdiri dari Kodim 0119/Bener Meriah.
Serta Batalyon Zeni Tempur 3/Yudha Wyoghra, Batalyon Zeni Tempur 9/Lang-Lang Bhuana Kostrad, Batalyon Zeni Konstruksi 14/Sradha Wirya Samertitaya, serta Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Danramil 05/Permata, Kodim 0119/Bener Meriah, Kapten Inf Abdul Asis, mengatakan seluruh personel bekerja secara intensif di lapangan dengan memanfaatkan kemampuan teknis satuan zeni guna mempercepat penyelesaian konstruksi agar jembatan segera dapat difungsikan.
"Pembangunan jembatan armco ini merupakan bagian dari komitmen TNI melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda dalam membantu pemerintah daerah mempercepat proses rehabilitasi pascabencana," katanya.
Selain itu, kata Abdul Asis, pembangunan jembatan juga diharapkan mampu mengembalikan kelancaran mobilitas masyarakat yang selama ini terkendala akibat terputusnya jalur penghubung antarwilayah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pembangunan jembatan ini merupakan upaya TNI mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana sekaligus membuka kembali akses transportasi warga yang sempat terhambat. Jalur terputus ini merupakan akses penting menghubungkan antardesa di Kecamatan Permata," kata Abdul Asis.
Dengan terhubungnya kembali akses jalan, diharapkan distribusi kebutuhan pokok, kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas perekonomian masyarakat dapat berjalan normal kembali.
"Kehadiran personel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga sebagai wujud kepedulian TNI dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana," kata Abdul Asis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!