Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 06:50 WIB | Oleh:
Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026 Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Pemain Timnas Indonesia U-23 saat sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta.

JAKARTA - Kegagalan Tim Indonesia menembus Piala Asia U-23 2026 kini berbuntut panjang. Garuda Muda dipastikan absen dari cabang sepak bola putra Asian Games 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang. Ini terjadi karena AFC dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) menetapkan peserta Asian Games hanya berasal dari tim yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23.

Indonesia dipastikan tidak tampil setelah gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026. Padahal, AFC dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah menetapkan bahwa peserta sepak bola putra Asian Games 2026 hanya diambil dari 16 tim yang tampil di Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi, Januari mendatang, dengan batas usia U-23.

“Ke-16 tim sepak bola putra mewakili 16 negara yang berpartisipasi dalam Kejuaraan AFC U-23 2026,” tulis media Vietnam, Dantri.

Indonesia tersingkir sejak kualifikasi. Tim U-23 hanya finis di posisi kedua Grup J dan gagal masuk empat besar runner-up terbaik. Hasil tersebut kembali memperlihatkan lemahnya daya saing Indonesia di Asia, bahkan untuk sekadar menembus putaran final turnamen usia muda.

Kegagalan ini bukan yang pertama. Dalam beberapa edisi Piala Asia U-23 sebelumnya, Indonesia juga kerap gagal lolos dari fase kualifikasi atau tersingkir lebih awal. Pada Piala Asia U-23 2016 dan 2020, Indonesia gagal melaju ke fase gugur.

Sementara itu, di Asian Games 2018, saat Indonesia berstatus tuan rumah, tim U-23 hanya mampu melangkah hingga babak 16 besar sebelum tersingkir. Asian Games 2022 di Hangzhou pun batal menjadi ajang perbaikan karena cabang sepak bola putra ditiadakan akibat pandemi.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa kegagalan saat ini bukan anomali, melainkan bagian dari masalah struktural dalam pembinaan usia muda. Ketika Asian Games kerap dijadikan jalur strategis menuju Olimpiade, Indonesia justru terus kehilangan momentum akibat tersandung di fase-fase awal Asia.

Sebaliknya, negara lain bergerak dengan perencanaan jangka panjang. Vietnam, yang lolos ke Asian Games 2026, bahkan memilih mengirim tim U-21 demi menyiapkan fondasi menuju Piala Asia U-23 2028 dan Olimpiade Los Angeles 2028.

Sedangkan Indonesia kembali menjadi penonton, dihadapkan pada pertanyaan mendasar yang terus berulang: sampai kapan kegagalan di level usia muda dibiarkan tanpa evaluasi menyeluruh dan arah pembinaan yang jelas. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.