Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Temanggung Berperan Strategis dalam Produksi Kopi di Jateng

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 11:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Temanggung Berperan Strategis dalam Produksi Kopi di Jateng Doc: ANTARA
Ket. Tanaman kopi jenis robusta di daerah Jumo, Kabupaten Temanggung, Rabu (11/2/2026).

TEMANGGUNG – Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menyampaikan Temanggung memiliki peran yang cukup strategis soal produksi kopi di Jawa Tengah.

"Lebih dari 80.000 penduduk terlibat langsung dalam kegiatan perkopian, mulai dari budidaya, pascapanen, hingga pengolahan dan pemasaran," katanya di Temanggung, Rabu (11/2).

Ia menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Kepahiang ke Kabupaten Temanggung, khususnya untuk pengembangan usaha kopi bagi para petani.

Ia menyebutkan, untuk kopi Arabika, Temanggung memiliki luas kebun sekitar 1.725,38 hektare yang tersebar di 13 kecamatan, antara lain Kledung, Ngadirejo, Wonoboyo, Bansari, Tretep, hingga Bejen. 

Kopi arabika Temanggung dikenal memiliki cita rasa yang kompleks dan manis, dengan tingkat keasaman tinggi, aroma floral dan fruity, bahkan sebagian memiliki karakter aroma tembakau. 

Ia menuturkan, kopi ini tumbuh optimal di ketinggian 600 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Saat ini, sekitar 32 persen produksi Arabika di Jawa Tengah berasal dari Kabupaten Temanggung.

Untuk kopi robusta, Temanggung memiliki luas kebun sekitar 12.207,25 hektare yang tersebar di 19 kecamatan. Kopi Robusta Temanggung dikenal memiliki rasa yang kuat dan pahit, dengan aroma aren dan cokelat, kadar kafein yang lebih tinggi, serta daya tahan yang baik terhadap kondisi cuaca dan hama penyakit. 

Kopi ini tumbuh optimal pada ketinggian 400 hingga 800 meter di atas permukaan laut, dengan umur simpan yang relatif lebih panjang. Kontribusi Temanggung untuk kopi robusta Jawa Tengah mencapai sekitar 43 persen dari total produksi.

"Kami menyadari bahwa pengembangan kopi tidak hanya berbicara tentang produksi, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas, penguatan kelembagaan petani, pengolahan pascapanen, hilirisasi produk, hingga akses pasar dan branding," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.