Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Kanada Mengidentifikasi Tersangka dalam Penembakan di Sekolah Menengah Tumbler Ridge Punya Riwayat Gangguan Mental

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 11:15 WIB | Oleh:
Polisi Kanada Mengidentifikasi Tersangka dalam Penembakan di Sekolah Menengah Tumbler Ridge Punya Riwayat Gangguan Mental Doc: Istimewa
Ket. Tersangka pelaku pembantaian di sekolah di daerah terpencil British Columbia diidentifikasi sebagai seorang wanita berusia 18 tahun dengan riwayat masalah kesehatan mental.

OTTAWA - Polisi Kanada telah mengidentifikasi tersangka yang melakukan pembantaian di sekolah di daerah terpencil British Columbia sebagai seorang wanita berusia 18 tahun dengan riwayat masalah kesehatan mental.

Dari The Guardian, enam orang, termasuk seorang guru dan lima siswa, tewas dalam serangan pada hari Selasa di kota Tumbler Ridge, di kaki pegunungan Rocky. Ibu dan saudara tiri korban kemudian ditemukan tewas di rumah keluarga, kata polisi. Jasad pelaku penembakan juga ditemukan dengan luka tembak yang dilakukan sendiri.

Insiden tersebut merupakan salah satu peristiwa dengan korban massal terburuk dalam sejarah Kanada baru-baru ini.

“Ini adalah insiden yang sangat menyedihkan di mana sembilan orang telah kehilangan nyawa mereka secara sia-sia,” kata Dwayne McDonald, wakil komisaris Kepolisian Kerajaan Kanada, dalam sebuah pengarahan pada hari Rabu (11/2) di mana ia merevisi jumlah korban tewas menjadi sembilan dari yang awalnya dilaporkan sebanyak 10.

Dalam perkembangan yang menyedihkan terkait tragedi yang telah mengguncang negara, McDonald mengatakan bahwa salah satu korban yang diyakini meninggal dunia akibat luka-lukanya ternyata selamat tetapi masih dalam kondisi kritis.

Menurut polisi, pelaku penembakan, Jesse Van Rootselaar, tiba di sebuah sekolah menengah di Tumbler Ridge pada Selasa sore, membawa senjata api laras panjang dan pistol yang telah dimodifikasi. Pelaku melepaskan tembakan ke arah staf dan siswa, menewaskan seorang guru dan lima siswa, yang berusia antara 12 hingga 13 tahun.

Polisi tiba dalam waktu dua menit setelah penembakan dan ditembak. Ketika mereka memasuki sekolah, mereka menemukan para korban di tangga dan di dalam kelas. Jasad pelaku penembakan juga ditemukan.

Polisi kemudian mengunjungi rumah keluarga tersebut dan menemukan ibu Van Rootselaar, 39 tahun, dan saudara tirinya yang berusia 11 tahun tewas akibat luka tembak. Menurut wakil komisaris RCMP Dwayne McDonald, kematian di rumah keluarga tersebut terjadi sebelum penembakan di sekolah, seperti yang dilaporkan CBC.

McDonald mengatakan bahwa polisi telah menanggapi panggilan terkait kesehatan mental di rumah Van Rootselaar selama beberapa tahun terakhir, dengan beberapa panggilan tersebut menyangkut senjata. Dia mengatakan bahwa, setidaknya pada satu kesempatan, senjata api telah disita dari rumah tersebut, dan pemilik sah senjata api tersebut telah mengajukan permohonan untuk mengembalikannya.

Di tengah pertanyaan tentang bagaimana Van Rootselaar digambarkan dalam peringatan tersebut, McDonald mengatakan polisi "mengidentifikasi tersangka sebagaimana mereka memilih untuk diidentifikasi" di depan umum dan di media sosial.

“Saya dapat mengatakan bahwa Jesse lahir sebagai laki-laki biologis yang, sekitar enam tahun lalu, mulai melakukan transisi menjadi perempuan dan mengidentifikasi dirinya sebagai perempuan, baik secara sosial maupun publik,” katanya.

McDonald memperingatkan bahwa penyelidikan masih dalam tahap awal dan polisi belum dapat berkomentar tentang kemungkinan motifnya.

Berbicara kepada CBC, warga Tumbler Ridge, Dennis Campbell, mengatakan bahwa putrinya baru saja keluar dari salah satu kamar mandi sekolah ketika penembakan dimulai. Menurut Campbell, putrinya berlari ke gimnasium dan bersembunyi di sana.

“Ayah, ada penembakan, ada penembakan di sini,” Campbell mengenang ucapan putrinya, menambahkan bahwa dia sedang berduka atas kehilangan empat temannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.