Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menpar: Libur Imlek Waktu Strategis Tingkatkan Pergerakan Wisatawan

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 21:02 WIB | Oleh:
Menpar: Libur Imlek Waktu Strategis Tingkatkan Pergerakan Wisatawan Doc: ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana beserta jajaran meninjau kesiapan Kelenteng Sam Poo Kong dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Semarang, Selasa (10/2).

JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai bahwa libur Imlek yang berdekatan dengan bulan Ramadan pada 2026 merupakan waktu strategis untuk meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara maupun mancanegara dengan durasi tinggal yang lebih panjang.

"Kementerian Pariwisata memandang momentum libur Imlek yang berdekatan dengan awal Ramadhan sebagai peluang strategis untuk pergerakan wisatawan. Kami mengimbau pelaku usaha industri pariwisata agar memberikan pelayanan prima kepada wisatawan yang menikmati libur panjang (long weekend) Hari Raya Imlek 2026," kata Widiyanti saat dihubungi pewarta di Jakarta, Kamis (12/2).

Sebagai bentuk upaya untuk mendorong pergerakan wisatawan, Widiyanti mengatakan Kementerian Pariwisata mengajak masyarakat untuk berwisata di dalam negeri melalui kampanye #DiIndonesiaAja, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan destinasi wisata.

Pemerintah sendiri telah mengumumkan bahwa cuti bersama untuk Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada Senin (16/2). Dengan demikian, waktunya bertepatan dengan akhir pekan.

Kombinasi hari libur nasional, cuti bersama, dan cuti tahunan dapat menciptakan waktu libur yang lebih panjang akan berdampak positif bagi sektor pariwisata nasional.

Pemetaan tanggal long weekend dinilai penting bagi masyarakat agar dapat merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan ekstrem pada satu waktu tertentu, juga memberi manfaat bagi pekerja dan keluarga.

Sehingga pergerakan wisata yang merata diharapkan mampu menggerakkan ekonomi daerah dan sektor UMKM.

Kemudian dari sisi pemasaran Kementerian Pariwisata berupaya melakukan penguatan kampanye tematik Imlek dan Ramadhan yang dikemas ke dalam promosi perjalanan keluarga, wisata minat khusus, terutama di destinasi yang memiliki atraksi Imlek serta destinasi ramah muslim.

Kementerian juga mengoptimalkan promosi digital berbasis data dengan memetakan minat pasar dan pola perjalanan, sehingga pesan promosi dapat lebih tepat sasaran, termasuk mendorong wisatawan untuk menyebar ke destinasi alternatif agar tidak terjadi penumpukan di destinasi tertentu.

Upaya lain yang dilakukan yakni berkolaborasi dengan pelaku industri, pemerintah daerah, dan platform perjalanan untuk menghadirkan paket wisata, event tematik, serta promosi khusus libur panjang Imlek yang terintegrasi dengan kalender kegiatan daerah.

Komunikasi publik terkait kesiapan destinasi, kenyamanan berwisata, serta pilihan destinasi yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan di masa transisi menuju Ramadhan juga terus diperkuat.

Melalui strategi pemasaran yang terarah dan kolaboratif itu diharapkan libur panjang Imlek-Ramadhan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pergerakan wisatawan, memperpanjang length of stay, dan memberi dampak ekonomi yang lebih merata bagi daerah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.