Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebanyak 1.060 Personel Gabungan Jaga Aksi Guru Madrasah di Depan Gedung DPR/MPR

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 11:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebanyak 1.060 Personel Gabungan Jaga Aksi Guru Madrasah di Depan Gedung DPR/MPR Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah petugas saat mengikuti apel pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

JAKARTA – Sebanyak 1.060 personel gabungan menjaga unjuk rasa Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di depan Gedung DPR/MPR RI.

"Kita hadir untuk menjaga saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung di Jakarta, Rabu (11/2).

Menurut dia, sebelum itu, pihaknya memberikan gambaran nyata (tactical wall game/TWG) mengenai kondisi lapangan yang mungkin dihadapi oleh personel selama tugas dan apel kesiapan sebagai langkah antisipasi serta pemetaan potensi dinamika massa di lapangan.

"Seluruh personel harus utamakan pendekatan persuasif, dialogis dan humanis," katanya.

Ia menjelaskan personel sebanyak itu merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek untuk mengamankan agar penyampaian pendapat di muka umum itu berjalan aman, tertib dan kondusif.

Mereka, kata Reynold,  tidak dibekali senjata api sehingga diharapkan selalu mengedepankan pendekatan humanis serta profesional.

Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat semata-mata untuk melayani masyarakat serta menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

"Personel tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif dan profesional," ujarnya.

Ia mengimbau para orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum.

Kapolres juga menekankan agar massa tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban.

Selain itu, masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI diimbau tidak terpancing provokasi.

Bagi pengguna jalan, katanya, pihaknya menyarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.