Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Survei IPI Ungkap Sjafrie Sjamsoeddin, Dedi Mulyadi, hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres di 2029

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 07:45 WIB | Oleh:
Survei IPI Ungkap Sjafrie Sjamsoeddin, Dedi Mulyadi, hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres di 2029 Doc: antara foto
Ket. Hasil survei IPI terkait wajah baru bakal capres 2029.

JAKARTA - Hasil survei terbaru lembaga Indonesian Public Institute (IPI) menunjukkan sejumlah wajah baru masuk dalam bursa bakal calon presiden 2029, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, sejumlah gubernur, hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Peneliti IPI Abdan Sakura mengungkapkan munculnya para wajah baru tersebut tidak terlepas dari sejumlah faktor mempengaruhi elektabilitas mereka, seperti kepemimpinan, ketokohan, rekam jejak, publikasi media, integritas, visi-misi dan program kerja.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (10/2), ia mencontohkan empat indikator yang memperkuat elektabilitas Sjafrie berupa kepemimpinan dan ketokohannya pada angka 44 persen, rekam jejak kepemimpinan 17 persen, rekomendasi lingkungan dan media 12 persen, serta integritas 10 persen.

"Tokoh-tokoh seperti Pramono Anung, Dedi Mulyadi, dan Syafrie tampil sebagai figur potensial yang memperoleh penilaian kelayakan cukup kuat, meski belum sepenuhnya terkonversi menjadi dukungan elektoral," ujar Abdan.

Celah itu, kata dia, yang membuka ruang bagi dinamika politik baru, terutama jika terjadi krisis, perubahan peta koalisi, atau absennya "pemain utama".

Sementara itu, dirinya menyebutkan rendahnya elektabilitas sejumlah tokoh populer menegaskan popularitas semata tidak lagi cukup di tengah pemilih yang semakin rasional dan kontekstual.

Dia membeberkan para gubernur yang masuk dalam bursa bakal capres 2029 dalam hasil survei, seperti Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Wajah-wajah baru tersebut masuk dalam 10 besar tokoh untuk menjadi bakal capres 2029. Sjafrie berada di urutan ke-7 dengan tingkat elektabilitas di angka 7,5 persen, disusul Purbaya 4,9 persen dan Sherly Tjoanda 3,8 persen," ucap dia.

Dia menuturkan elektabilitas Sjafrie bersaing ketat dengan sejumlah tokoh kepala daerah, seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berada di urutan ke-4 dengan elektabilitas 8,5 persen, lalu Dedi Mulyadi di urutan ke-5 dengan elektabilitas 7,9 persen serta Pramono Anung di urutan ke-6 dengan elektabilitas 7,8 persen.

Lebih lanjut, Abdan mengatakan di puncak elektabilitas dikuasai Presiden Prabowo Subianto dengan angka 22,3 persen, yang jauh melampaui tokoh lainnya. Elektabilitas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di urutan kedua dengan angka elektabilitas 12,2 persen dan mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di angka 9 persen.

Dengan demikian, menurut dia, berbagai nama besar masih mendominasi persepsi publik, baik dalam penilaian kelayakan maupun elektabilitas, yang menunjukkan kuatnya pengaruh kekuasaan, kontinuitas elite, dan eksposur media dalam imajinasi pemilih.

"Namun, jarak antara tingkat kelayakan yang tinggi dan elektabilitas yang relatif moderat mengindikasikan satu hal penting, publik mengenal dan menilai, tetapi belum sepenuhnya menjatuhkan pilihan," ucap Abdan.

Survei Indonesian Public Institute digelar 30 Januari 2026 hingga 5 Februari 2026 terhadap 1.241 responden yang merupakan masyarakat berusia 17-65 tahun dan berasal dari 35 provinsi di Indonesia.

Teknik sampel yang digunakan pada riset ini adalah sampel acak bertingkat atau multistage random sampling. Metode tersebut merupakan teknik di mana pemilihan sampel dilakukan dalam beberapa tahap dari unit besar ke unit yang lebih kecil, dan setiap tahap dilakukan secara acak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.