Masyarakat Banten Dukung Pembangunan Infrastruktur Pelabuhan Ciwandan Berstandar Internasional
📅 Selasa, 10 Feb 2026, 10:37 WIB | Oleh: Diapari S
Doc: humas pwi
SERANG - Masyarakat Banten pada Seminar Nasional HPN 2026 mendukung Pembangunan Infrastruktur, Transportasi dan Pembangunan Pelabuhan Ciwandan untuk meningkatkan ekonomi Provinsi Banten menjadi topik menarik.
Seminar bejudul "Pembangunan Infrastruktur, Transfortasi dan Pelabuhan Ciwanda untuk Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Masyarakat Banten" ini mengkaji pembangunan dari berbagai inovasi dari sisi infrastruktur,transportasi dan Pelabuhan Ciwandan, yang digelar di Serang, Banten (7/2/2026).
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dibuka Wakil Gubernur Banten, Dr.H.Achmad Dimyati Natakusumah SH,MH,MSi dilanjutkan laporan Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Zulmasyah Sekedang yang juga Sekjen PWI Pusat. Acara dilanjutkan dua sesi seminar masing- masing menampilkan empat narasumber dengan moderator M. Arifin Mukeandar .
Pada sesi pertama menampilkan narasumber sebagai berikut:
• Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembanguan Wilayah, Agraria, dan tata ruang Kemenko Infrastruktur, Nazib Faisal,ST,MSc dengan topik “Rencana strategis pembangunan infrastruktur secara nasional, pembangunan infrastruktur khusus Provinsi Banten, lebih khusus pembangunan infrastruktur di wilayah sekitar pelabuhan Ciwandan”.
• Kementerian Pekerjaan Umum, Dirjen Bina Marga Dr. Ir. Roy Rizali Anwar, ST, MT topik: “Mewujudkan kembali Pelabuhan Ciwandan sebagai pelabuhan internasional untuk meningkatkan ekonomi nasional dan ekonomi lokal Banten. “
• Kementerian Perhubungan, Direktur Kepelabuhanan Dr.Muhammad Anto Julianto, SE, MSi Pelaksanaan penyusunan kebijakan teknis dan rekomendasi strategi program keterpaduan infrastruktur pekerjaan umum berdasarkan pendekatan pengembangan wilayah khususnya di Pelabuhan Ciwandan, Banten .
• PT.Pelindo (persero), Eksekutif Direktur Regional 2 Pelindo 2, Budi Prasetyo dengan topik :Transformasi dalam pengembangan pelabuhan di Indonesia dan khususnya di Pelabuhan Ciwandan.

Sebaiknya Anda baca juga:
Sesi kedua narasumber dari wilayah terdiri dari :
• Kadispenda Banten Rd Berly Rizki Natakusuma: Manfaat strategis dan konkret untuk Provinsi Banten dengan dibukanya Pelabuhan Ciwandan sebagai pelabuhan internasional .
• GM Pelindo Benni Ariadi Pelabuhan Banten :Inovasi pengembangan Pelabuhan Ciwandan untuk kemanfaatan masyarakat Banten .
• Kadin Banten S Agus R Wisas: Strategi meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah keberadaan pelabuhan melalui pengembangan pelabuhan dan transportasi.
• APTRINDO Banten APTRINDO Banten, Dede Rohana,Meningkatan arus Logistik di Pelabuhan Ciwandan: Tantangan dan Peluang .
Kritik dan Masukan Media Wakil Gubernur Banten, Dr. H. Achmad Dimyati Natakusumah, SH, MH, MSi menegaskan jurnalis memiliki posisi strategis sebagai pilar kontrol sosial yang berpengaruh terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan.
Wagub Dimyati menegaskan bahwa kritik dan masukan dari media massa selalu dia tempatkan sebagai informasi dan aspirasi yang konstruktif.
“Saya kerap menerima tautan berita terkait jalan atau jembatan rusak dari rekan-rekan media. Setelah diverifikasi dan terbukti benar, saat itu juga saya instruksikan dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan,” ujar Dimyati.
Melalui forum seminar ini, ia berharap para jurnalis dapat menyampaikan masukan yang komprehensif sehingga program-program pembangunan pemerintah diharapkan berjalan tepat sasaran dan tepat guna.
Dimyati juga memaparkan kondisi fiskal Provinsi Banten yang dinilainya relatif mandiri dibandingkan daerah lain. “Kemandirian fiskal kita cukup tinggi. Dukungan dana transfer dari pemerintah pusat hanya berkisar 20 persen, sementara 80 persen sisanya bersumber dari PAD (Pendapatan Asli Daerah),” jelasnya. Pembiayaan pembangunan berada di kisaran Rp10 triliun, namun sebagian besar anggaran tersebut masih ditopang oleh kekuatan PAD Banten.
Usulan Daerah
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Zulmansyah Sekedang, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HPN 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten.
Selain isu infrastruktur, rangkaian seminar HPN 2026 juga membahas topik lain, seperti pariwisata olahraga atau sport tourism serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). “Seluruh tema seminar merupakan usulan dari daerah. Harapannya, daerah mendapatkan dorongan dan perspektif baru dalam pembangunan demi terwujudnya peningkatan perekonomian masyarakat,” tutur Zulmansyah.
Ia berharap seminar ini membawa manfaat positif bagi pembangunan wilayah Banten serta perekonomian masyarakat setempat. Ia juga menekankan, HPN 2026 ini bukan cuma seremonial saja melainkan mengangkat citra positif dan mempromosikan Banten.
Dukung Pelabuhan Ciwandan Go Internasional
Aptrindo mendukung Pelabuhan Pelindo (Persero) Regional II Banten agar bisa go internasional. Namun organisasi ini menyoroti sejumlah persoalan yang harus diselesaikan bersama semua pihak yang ada di Peovinsi Banten maupun pemerintah pusat. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Aptrindo Provinsi Banten, Dede Rohana Putra yang menjadi salah satu narasumber. Ia menyoroti selain soal jalan yang rusak, juga soal truk Over Dimension Overload (ODOL). Kedua persoalan ini harus diselesaikan bersama dalam rangka mewujudkan Pelabuhan Pelindo Go Internasional.
“Support Aptrindo soal pembangunan atau pengembangan Pelindo terkait operasional di Ciwandan. Perlu saya sampaikan, bahwa kita mensupport yang selama ini sudah bersinergi,” kata Dede.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!