Siswa Muslim Puasa, Siswa Non-Muslim Tetap Makan! Begini Aturan Main Program MBG di Sorong.

Senin, 09 Feb 2026, 18:26 WIB

SORONG - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap bergulir sepanjang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan penyesuaian mekanisme penyaluran. Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menegaskan bahwa ibadah puasa tidak akan menghalangi pemenuhan gizi siswa, terutama bagi mereka yang tidak berkewajiban menjalankan puasa.

Langkah ini diambil setelah koordinasi intensif di lapangan, termasuk kunjungan bersama Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw, guna menjamin distribusi makanan tetap inklusif dan tepat sasaran di satuan pendidikan.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau (kanan) dan Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua Komjen Pol (Purn), Paulus Waterpauw (kiri) saat berkunjung ke SMA Negeri 2 Kota Sorong, Senin (9/2). — Sumber: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu

“Penyaluran MBG selama bulan puasa tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja akan diatur mekanismenya," ujarnya setelah melaksanakan kunjungan dengan Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua Komjen Pol (Purn), Paulus Waterpauw di SMA Negeri 2 Kota Sorong.

Menurut dia, para siswa akan didata berdasarkan agama, baik Muslim, Nasrani maupun agama lainnya, sehingga penyalurannya bisa disesuaikan.

Ia menjelaskan pendataan tersebut dilakukan agar siswa Muslim yang menjalankan ibadah puasa dapat dipisahkan dengan siswa nonMuslim dalam mekanisme penyaluran makanan.

Selain itu, kata dia, siswa perempuan Muslim yang sedang mengalami menstruasi tetap menjadi prioritas penerima MBG selama bulan puasa.

“Prioritas MBG tetap diberikan kepada siswa nonMuslim, namun juga kepada siswa perempuan Muslim yang sedang datang bulan,” katanya.

Menurut Ahmad Nausrau, mekanisme serupa juga akan diterapkan bagi siswa jenjang pendidikan dasar, termasuk sekolah dasar dan taman kanak-kanak, dengan pengaturan teknis oleh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Intinya, selama bulan puasa, program MBG tetap berjalan,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh penerima manfaat tetap memperoleh asupan gizi seimbang selama bulan puasa, sekaligus mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar program MBG terus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang luas di Papua Barat Daya.

  • papua barat daya
  • makan bergizi gratis
  • sorong
  • program mbg
  • ramadhan 2026

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.